Menu

Mode Gelap
Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Inggris Dengan Skor 1-2 Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh Spanyol Berhasil Melaju ke Babak Final, Kalahkan Prancis 2-0 Fakta Jelang Laga Semifinal Prancis vs Spanyol, Siapa Yang Layak Masuk Final ?

LUWU TIMUR

Bupati Lutim Harapkan Sinergitas Lintas Sektor Optimalkan TWA Danau Matano

badge-check

Bupati Lutim Harapkan Sinergitas Lintas Sektor Optimalkan TWA Danau Matano Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 60 Tahun 2021 tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional telah menempatkan Danau Matano masuk sebagai salah satu dari 15 danau prioritas Nasional. Demikian dikatakan Bupati Luwu Timur, H. Budiman, saat membuka kegiatan Fokus Group Diskusi membangun model kolaborasi para pihak untuk konservasi taman wisata alam (TWA) Danau Matano, di Aula Hotel I Lagaligo Malili, Jumat (13/08/2021).

Kegiatan yang digagas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Selatan ini dipimpin langsung Kepala BKSDA Sulsel, Thomas Nifinluri, yang diikuti Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Sulawesi, Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Sulawesi, Kepala OPD Lingkup Pemkab Luwu Timur, Mokole Nuha, Andi Baso, Manajemen PT. Vale Indonesia, dan Tim PPM PT. Vale Indonesia.

Menurutnya, Penyelamatan Danau Prioritas Nasional ini merupakan upaya Pemerintah untuk mengendalikan kerusakan, menjaga, memulihkan, dan mengembalikan kondisi dan fungsi badan air danau, daerah tangkapan air, dan sempadan danau sehingga bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga : 

Perpustakaan di Lutim Terima Penghargaan Dari Provinsi

Budiman : Pemda Punya Kegiatan Prioritas Terkait Danau Matano

Oleh karena itu, kata Budiman, diperlukan sinergitas lintas sektor agar pemanfaatan danau dapat dilakukan secara optimal.

” Saya memberikan apresiasi dan terima kasih atas kesediaan kita meluangkan waktu. Berdiskusi lebih dalam tentang bagaimana sebaiknya rancangan model kolaborasi yang akan kita lakukan bersama untuk mengelola konservasi TWA danau matano. Tentu dengan dukungan dan pelibatan partisipasi berbagai pihak maka rancangan model kolaborasi yang akan dihasilkan dari pertemuan FGD ini tentu menjadi lebih baik,” tambahnya.

Lanjut Budiman, ada beberapa kegiatan prioritas yang direncanakan Pemerintah daerah untuk mendukung TWA Danau Matano. Diantaranya membentuk tim Geopark Danau Matano. Proses ini tentu membutuhkan waktu yang cukup lama. Juga membutuhkan anggaran untuk persiapannya, namun paling tidak sudah terbentuk timnya untuk menuju Geopark Danau Matano.

Selain itu, Pemerintah daerah juga akan menyiapkan Desa Matano sebagai desa wisata budaya. Sebagaimana hasil kajian Tim Udayana yang akan meningkatkan daya tarik wisata.

“Saya harapkan hasil diskusi FGD model kolaborasi para pihak ini bisa ditindaklanjuti secara bersama-sama melalui rencana aksi.” tutupnya. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan

16 Juli 2026 - 13:13 WITA

Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Deri F Rachman

Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN

15 Juli 2026 - 23:59 WITA

Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh

15 Juli 2026 - 16:43 WITA

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Trending KRIMINAL