Menu

Mode Gelap
OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu Belanda Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya Daftar Pencetak Gol Sepanjang Piala Dunia, Miroslav Klose Memimpin Kapan Piala Dunia Pertama Digelar ? Baca Sejarahnya Berbagi Keberkahan Idul Adha, PT Vale Donasi Hewan Kurban ke Wilayah Pemberdayaan

LIFESTYLE

Buka Puasa Dengan Gorengan, Boleh Tapi Jangan Sering. Ini Bahayanya

badge-check


					Buka Puasa Dengan Gorengan, Boleh Tapi Jangan Sering. Ini Bahayanya Perbesar

Laporan : Rs

Editor     : Rd

Timuronlinecom – Gorengan merupakan salah satu makanan pilihan orang Indonesia saat berbuka puasa. Ada banyak jenis gorengan yang menjadi pilihan berbuka bersama keluarga di rumah mulai dari Pisang goreng, bakwan, tempe dan tahu goreng dan masih banyak lagi. Di Sulawesi sendiri, gorengan ada banyak antara lain Jalangkote, Panada, dan lain-lain. Banyak orang yang beranggapan, jika tak makan gorengan saat berbuka puasa tidak lengkap rasanya.

Yah, itu sah-sah saja. Karena memang selain lezat, gorengan sangat mudah dibuat dan didapatkan. Namun tahukah Anda, rupanya mengkomsumsi gorengan secara sering dapat berdampak buruk loh bagi kesehatan.

Dikutip dari laman hellosehat.com kandungan lemak dalam minyak yang ada pada gorengan membuat gorengan sulit dicerna, terutama ketika gorengan menjadi makanan pertama yang dimakan setelah puasa.

Bayangkan saja, ketika perut kosong setelah puasa seharian, perut harus mencerna lemak yang ada pada gorengan. Tentunya, saluran pencernaan bekerja lebih keras  untuk dapat mencerna lemak tersebut. Karena sulit untuk dicerna, proses untuk mencerna gorengan akan memakan waktu lama serta dapat mengganggu dan menghambat saluran pencernaan untuk mencerna zat gizi lain.

Wah bahaya juga yah ! 

Buka puasa dengan gorengan dapat menimbulkan keluhan yang dirasakan berbeda-beda oleh tiap orang. Jika Anda memiliki saluran pencernaan yang sensitif, gorengan dapat merangsang asam lambung naik yang dapat menyebabkan heartburn (perasaan panas atau terbakar di sekitar perut bagian atas). Kandungan lemak jenuh yang ada pada gorengan dapat mengakibatkan asam lambung naik.

Selain itu, sulitnya lemak untuk dicerna dan kandungan serat yang sangat sedikit pada gorengan dapat menyebabkan konstipasi atau sembelit. Beberapa dari Anda mungkin juga merasakan tenggorokan gatal setelah makan gorengan. Hal ini dikarenakan terdapat kandungan akrolein pada gorengan yang menyebabkan rasa gatal. Akrolein ini terbentuk pada minyak yang sudah dipakai berkali-kali.

Sumber : https://hellosehat.com/

Baca Lainnya

Nindara Cafe Gelar Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata, Ini Syaratnya

6 September 2022 - 08:25 WITA

Nindara Cafe

Sosok AKP. Jamal Ansar : Belasan Tahun Bertugas, Kini Jadi Orang Ke-tiga di Polres Lutim

12 Juli 2022 - 16:38 WITA

AKP. Jamal Ansar

Febriany Eddy Masuk Kategori Perempuan Paling Berpengaruh dan Inspiratif

15 Juni 2022 - 11:33 WITA

CEO Vale Masuk Kategori Perempuan Paling Berpengaruh dan Inspiratif

Gowes Malam di Malili Diikuti Ratusan Warga, Anak-Anak Hingga Orang Tua

12 Juni 2022 - 05:27 WITA

Gowes Malam di Malili Diikuti Ratusan Warga, Anak-Anak Hingga Orang Tua

Milanisti Lutim Nobar dan Rayakan Kemenangan Scudetto Milan

23 Mei 2022 - 01:04 WITA

Milanisti Lutim Nobar dan Rayakan Kemenangan Scudetto Milan

Untuk Para Desainer Grafis Luwu Timur, Ikuti Sayembara Design Jersey Porprov Lutim

25 Januari 2022 - 02:04 WITA

Untuk Para Desainer Grafis Luwu Timur, Ikuti Sayembara Design Jersey Porprov Lutim

Barista di Morowali Dapat Pelatihan Dari Vale Indonesia

18 Januari 2022 - 11:27 WITA

Barista di Morowali Dapat Pelatihan Dari Vale Indonesia
Trending LIFESTYLE