Menu

Mode Gelap
Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Petani Binaan PT Vale Panen Jagung Pakan di Tondowolio Solidaritas untuk Sumatra: PT Vale Indonesia dan Pemkab Luwu Timur Hadir, Bergerak, dan Menguatkan Masyarakat Terdampak Bencana Direktur MIND ID Apresiasi Pengelolaan Proyek Hilirisasi PT Vale di Pomalaa, Progres HPAL Terus Menguat Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale

LUWU TIMUR

Berantas Rokok Illegal, Bea Cukai Gandeng Pemkab Lutim Gelar Operasi Gempur

badge-check


					Berantas Rokok Illegal, Bea Cukai Gandeng Pemkab Lutim Gelar Operasi Gempur Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Bea Cukai Malili bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam hal ini Satuan Polisi Pramong Praja dan Bagian Perekonomian Setdakab menggelar Operasi Gempur.

Operasi Gempur Pertama ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Khusus wilayah Kabupaten Luwu Timur dilaksanakan sepekan dari tanggal 08 sampai dengan 12 Juli 2024.

Deni Septiono selaku petugas Bea dan Cukai saat dikonfirmasi Jumat (12/07) mengatakan, Operasi Gempur merupakan upaya untuk memberantas rokok illegal.

“Operasi Gempur ini merupakan upaya yang dilakukan oleh Bea Cukai Malili bersama dengan pemerintah daerah terkait untuk melaksanakan fungsi community protector guna memberantas peredaran rokok illegal, sehingga pelaku usaha yang sudah menjalankan kewajiban perpajakan tetap berkembang maju,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, Tim Operasi Gempur mengunjungi 125 toko kelontong dan 5 Pasar di wilayah Luwu Timur yang meliputi Kecamatan Angkona, Kalaena, Lakawali, Towuti, Tomoni, Mangkutana, Nuha, Wotu dan daerah sekitarnya.

Hasilnya, lanjut Deni Septiono, Tim Operasi Gempur menemukan Sebanyak 20.520 Batang Rokok Ilegal dari belasan merek di beberapa titik yang dikunjungi.

“Selain melakukan operasi, Tim Operasi Gempur juga melaksanakan sosialisasi terkait dengan ciri-ciri rokok illegal, pemasangan spanduk, dan pemasangan stiker, serta menghimbau masyarakat agar tidak menerima rokok illegal,” jelasnya.

Beliau mengungkapkan, dari lima hari operasi, ditemukan tren yang meningkat dibandingkan periode sebelumnya dikarenakan harga rokok yang semakin meningkat dan daya beli masyarakat yang sedang menurun, diharapkan dengan adanya Operasi Gempur dapat menurunkan peredaran rokok illegal di wilayah pengawasan Bea Cukai Malili.

“Bea Cukai malili dan Satpol PP Luwu Timur berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergitas dilapangan dalam upaya penegakan hukum dalam upaya memberantas rokok illegal,” tandas Deni Septiono.

Sementara Kepala Bidang Penegakan Satpol PP Lutim, Ibrahim menegaskan akan terus melakukan aksi ini menghilangkan atau paling tidak menurunkan rokok illegal.

“Operasi gempur roko ilegal ini akan terus menerus kami lakukan dengan harapan dapat menurunkan tingkat peredaran rokok ilegal di Kabupaten Luwu Timur,” tegas Ibrahim. (kominfo-sp)

Lainnya

Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako

12 Januari 2026 - 12:05 WITA

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya

31 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir

30 Desember 2025 - 20:31 WITA

Jaga Komitmen Peningkatan Sektor Pendidikan, PT. CLM Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan TK Cinta Damai

23 Desember 2025 - 22:34 WITA

Trending CLM