Menu

Mode Gelap
OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu Belanda Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya Daftar Pencetak Gol Sepanjang Piala Dunia, Miroslav Klose Memimpin Kapan Piala Dunia Pertama Digelar ? Baca Sejarahnya Berbagi Keberkahan Idul Adha, PT Vale Donasi Hewan Kurban ke Wilayah Pemberdayaan

Bawaslu

Bawaslu Lutim Bekali Gen Z Prinsip Dasar Demokrasi Yang Sehat

badge-check


					Bawaslu Lutim Bekali Gen Z Prinsip Dasar Demokrasi Yang Sehat Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Ketua Bawaslu Luwu Timur, Pawennari menekankan bahwa generasi Z (Gen Z) memiliki posisi strategis dalam pemilu. Karena itu, Bawaslu berharap pemilih pemula tidak hanya menolak politik uang, tetapi juga memahami prinsip-prinsip dasar demokrasi yang sehat.

Dikatakan Pawennari di depan siswa SMAN 2 Luwu Timur Kecamatan Wotu, Selasa (28/04/2026) dalam kegiatan konsolidasi demokrasi dengan menyasar para pelajar di sekolah sebagai ruang strategis pendidikan kepemiluan bagi pemilih pemula, bahwa generasi Z memiliki posisi strategis dalam pemilu.

” Karena itu, Bawaslu berharap pemilih pemula tidak hanya menolak politik uang, tetapi juga memahami prinsip-prinsip dasar demokrasi yang sehat,” harap Pawennari yang juga Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Diklat, dan Datin Bawaslu Luwu Timur.

Dia melanjutkan, sekolah dipandang bukan sekadar tempat belajar formal, tetapi juga menjadi episentrum penguatan nilai-nilai demokrasi, pengawasan partisipatif, dan pendidikan politik sejak dini bagi pemilih pemula menuju Pemilu 2029.

“Kehadiran Bawaslu hari ini dalam rangka mengajak kepada kita semua agar pada Pemilu 2029 nanti generasi muda tidak terlibat dalam praktik politik uang, termasuk tidak mudah menerima iming-iming dalam bentuk apa pun,” ujarnya di hadapan puluhan siswa-siswi.

Dalam sosialisasi tersebut, Pawennari juga menyampaikan beberapa prinsip dasar yang penting dipahami oleh pemilih pemula, diantaranya menolak politik uang, tidak menghalangi orang lain menggunakan hak pilih, serta menghormati kebebasan setiap orang dalam menentukan pilihan.

Menurut pria kelahiran Wotu itu, perbedaan pilihan dalam pemilu adalah hal yang wajar dan tidak seharusnya menimbulkan permusuhan.

“Dalam pemilu, tidak dibenarkan juga orang bermusuhan hanya karena berbeda pilihan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa peran pelajar tidak berhenti pada diri sendiri, tetapi juga dapat menjadi penyambung pesan demokrasi di lingkungan keluarga.

“Adik-adik bukan hanya belajar untuk diri sendiri, tetapi juga bisa menjadi penyambung pesan di lingkungan keluarga. Sampaikan kepada orang tua, saudara, dan orang-orang terdekat bahwa politik uang jangan pernah dianggap biasa, karena praktik tersebut dapat berdampak buruk terhadap kualitas kepemimpinan yang lahir dari proses demokrasi,”tutupnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Sekretariat Bawaslu Luwu Timur, Lenny Thalib, beserta jajaran dan diterima langsung oleh Kepala SMAN 2 Luwu Timur, Rahmat Ilahi. Puluhan pelajar mengikuti kegiatan dengan antusias dan terlibat aktif dalam kegiatan ini. (*)

Baca Lainnya

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Polda Sulsel Tangani Kasus Ambulance Desa di Luwu Timur, Sejumlah Pihak Akan Diperiksa

19 Mei 2026 - 10:30 WITA

Vale Indonesia Hormati Proses Hukum Pengadaan Ambulance Desa

19 Mei 2026 - 10:19 WITA

Pantai Impian Tidak Bisa Jadi Aset Desa, Ada Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan di Atasnya ?

17 Mei 2026 - 12:55 WITA

PT. PUL Salurkan Bantuan ke Masjid Nurul Haq Ussu

17 Mei 2026 - 10:44 WITA

Trending LUWU TIMUR