Menu

Mode Gelap
Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Petani Binaan PT Vale Panen Jagung Pakan di Tondowolio Solidaritas untuk Sumatra: PT Vale Indonesia dan Pemkab Luwu Timur Hadir, Bergerak, dan Menguatkan Masyarakat Terdampak Bencana Direktur MIND ID Apresiasi Pengelolaan Proyek Hilirisasi PT Vale di Pomalaa, Progres HPAL Terus Menguat Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale

LUWU TIMUR

Antisipasi Luapan Sungai, Warga Cendana Hitam Timur Gotong Royong Pasang Geobag

badge-check


					Antisipasi Luapan Sungai, Warga Cendana Hitam Timur Gotong Royong Pasang Geobag Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Dalam upaya mengantisipasi luapan air Sungai Kalaena agar tidak meluap melewati tanggul pembatas yang dapat berdampak pada lahan persawahan, warga Desa Cendana Hitam Timur (CHT) bergotong royong memasang geobag pada Jumat (31/5/2024) pagi.

Kegiatan gotong royong ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Cendana Hitam Timur, Diman. Warga, baik laki-laki maupun perempuan, bahu-membahu mengisi tanah ke dalam geobag berwarna putih yang kemudian dipikul dan disusun rapi sepanjang 100 meter.

Geobag adalah geotekstil berbentuk kantung yang diisi dengan pasir atau tanah dengan volume 0,3 meter kubik hingga 10 meter kubik. Produk ini digunakan sebagai metode alternatif pengganti batu dalam proteksi pantai, lereng sungai, atau saluran yang rentan terhadap erosi akibat arus sungai atau gelombang laut. Geobag terbuat dari material geotekstil woven dan non-woven dengan bahan polimer polypropylene (PP) atau polyester (PET), yang dijahit dengan benang berkekuatan tarik tinggi untuk menahan gaya erosi air.

Geobag untuk warga Desa Cendana Hitam Timur merupakan bantuan dari Balai Besar Pompengan-Jenebarang sebanyak 200 kantong, guna mengantisipasi luapan air Sungai Kalaena yang hampir setiap musim hujan selalu mengancam lahan sawah warga akibat penurunan tanggul proteksi di wilayah tersebut.

“Ada 200 kantong geobag yang diisi dengan tanah untuk menahan luapan air sungai sehingga tidak masuk ke persawahan warga sebagai akibat dari turunnya tanggul,” ujar Diman, Sekdes Cendana Hitam Timur, di sela-sela kegiatan gotong royong warga.

Sementara itu, Camat Tomoni Timur, Yulius, yang menyaksikan langsung aktivitas pengangkutan geobag yang telah diisi tanah oleh warga, mengapresiasi Kepala Balai Besar Pompengan yang telah memberikan bantuan geobag kepada warga Cendana Hitam Timur setelah melakukan peninjauan kondisi tanggul beberapa waktu lalu.

“Mewakili warga Cendana Hitam Timur, kami mengucapkan terima kasih kepada Balai Besar Pompengan yang sudah memberikan bantuan geobag. Semoga bantuan ini bermanfaat dalam menahan luapan sungai agar tidak masuk ke areal persawahan,” ujar Yulius. (kominfo-sp)

 

Lainnya

Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako

12 Januari 2026 - 12:05 WITA

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya

31 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir

30 Desember 2025 - 20:31 WITA

Jaga Komitmen Peningkatan Sektor Pendidikan, PT. CLM Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan TK Cinta Damai

23 Desember 2025 - 22:34 WITA

Trending CLM