Menu

Mode Gelap
Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Petani Binaan PT Vale Panen Jagung Pakan di Tondowolio Solidaritas untuk Sumatra: PT Vale Indonesia dan Pemkab Luwu Timur Hadir, Bergerak, dan Menguatkan Masyarakat Terdampak Bencana Direktur MIND ID Apresiasi Pengelolaan Proyek Hilirisasi PT Vale di Pomalaa, Progres HPAL Terus Menguat Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale

LUWU TIMUR

Anggota DPRD Lutim Hadiri Musrenbang di Angkona

badge-check


					Anggota DPRD Lutim Hadiri Musrenbang di Angkona Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Camat Angkona dan Kalaena menggelar kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan rancangan awal RKPD Tahun 2025, Senin (19/02/2024).

Kegiatan Musrembang ini di buka langsung Staf ahli pembangunan  dihadiri  anggota DPRD Lutim Rully Heryawan, dapil Angkona – Kalaena, Kepala OPD Lingkup Pemkab Lutim, Camat Kalaena, Camat Angkona, Unsur Tripika Kecamatan Kalaena-Angkona, para Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan.

“Pelaksanaan musrenbang kecamatan merupakan salah satu tahapan untuk menjaring usulan prioritas yang berasal dari masyarakat di tingkat desa/kelurahan untuk satu tahun yang akan datang”,ujar Staf Ahli pembangunan Rapiuddin Tahir.

“Adapun Output dari pelaksanaan kegiatan ini adalah daftar kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang selanjutnya akan dibahas di forum Perangkat daerah dan Musrenbang RKPD Kabupaten, baik yang akan di danai melalui APBD maupun sumber pendanaan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu Rully Heryawan mengatakan berdasarkan hasil perhitungan PDRB tahun 2022, Kontribusi PDRB Kabupaten Lutim menurut Lapangan Usaha ditopang oleh sektor pertambangan dan penggalian mencapai 50,04 persen dan dari sektor pertanian, kehutanan dan perikanan mencapai 21,89 persen atau kedua sektor tersebut memegang lebih dari 70% kontribusi ekonomi.

“Kita semua menyaksikan bahwa sebagian besar masyarakat kita bekerja pada sektor pertanian, maka sektor pertanian masih tetap menjadi skala prioritas. Disamping sektor penopang lainnya, antara lain pengembangan sektor UMKM dan IKM serta pariwisata, juga akan menjadi perhatian,” ucap Rully.

“ Maka diharapkan target indikator indeks desa membangun yang mandiri pada masa akhir periode RPJMD ini nantinya bisa tercapai,” Tambahnya.

Sekedar informasi, kegiatan musrenbang kecamatan ini akan berlangsung dari tanggal 19 hingga 26 Februari 2024 mulai dari Kecamatan Angkona-Kalaena, Tomoni-Mangkutana, Tomoni Timur-Wasuponda, Wotu-Burau, Nuha-Towuti. (*)

Lainnya

Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako

12 Januari 2026 - 12:05 WITA

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya

31 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir

30 Desember 2025 - 20:31 WITA

Jaga Komitmen Peningkatan Sektor Pendidikan, PT. CLM Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan TK Cinta Damai

23 Desember 2025 - 22:34 WITA

Trending CLM