Menu

Mode Gelap
Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

LUWU TIMUR

Selamat Jalan Mulyadi Patunru, Tokoh Pramuka Luwu Timur

badge-check


					Selamat Jalan Mulyadi Patunru, Tokoh Pramuka Luwu Timur Perbesar

Laporan : Rs / Ikp

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline –  Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Luwu Timur kehilangan salah seorang Tokoh Pramuka yang selama ini menjadi panutan, Mulyadi Patunru (56) meninggal dunia pada Senin, 31 Agustus 2020, karena sakit.

Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler berkesempatan melepas pemberangkatan jenazah dari rumah duka menuju Masjid Agung Malili untuk disholatkan sebelum diberangkatkan untuk dimakamkan di Pemakaman Umum Laopa Opa, Kelurahan Malili, Selasa (01/09/2020).
 
Pemakaman dihadiri ratusan warga, para sahabat dan jajaran pengurus dan anggota Pramuka Kabupaten Luwu Timur.
 
Menurut Bupati, yang juga merupakan Ketua Kwarcab Luwu Timur, Kak Mul, sebutan Muliadi Patunru, merupakan salah satu pengagas berdirinya Kwarcab Luwu Timur pada tahun 2003.
 
Ia mengemukakan, kak Mul selama ini menjadi teladan bagi anggota Pramuka di Kabupaten Luwu Timur, Almarhum dikenal sebagai sosok yang mencintai Pramuka. Kecintaannya terhadap Pramuka bahkan diturunkan kepada anak anaknya.
 
“Ia sangat aktif dalam pembinaan perubahan karakter bagi gerakan Pramuka di Luwu Timur, atas nama negara dan Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah dilakukan dan kita semua yang ditinggalkan dapat melanjutkan pengabdiannya,” ucapnya.
 
“Jabatan terakhir Almarhum diorganisasi Kepramukaan yakni sebagai Sektetaris Kwarcab Luwu Timur,” terang Bupati.
 
Atas dedikasinya di bidang Kepramukaan, Mulyadi Panturu dianugerahi penghargaan Panca Warsa V oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
 
Sebelum meninggal, almarhum dirawat di RS. Awal Bross Makassar sejak Kamis (27/08/2020). “Kepergiannya menorehkan duka mendalam bagi anggota Kwarcab Luwu Timur,” ujar Husler dengan nada sedih.
 
Almarhum yang lahir di Lampia (Malili) 23 Februari 1964 ini meninggalkan istri, Nuheria Arifin dan tiga anak yakni Ayu Rahmadani, Anggun Fitriani dan Yapto Patunru Mulyadi.
 
Pelepasan jenazah juga dihadiri Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, H. Andi Hatta Marakarma dan Ketua DPRD Luwu Timur H. Amran Syam. (hms/ikp/kominfo)

Baca Lainnya

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Trending KRIMINAL