Menu

Mode Gelap
Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

LUWU TIMUR

43 Komunitas Bonsai se-Luwu Timur Ikuti Pameran Bonsai di Malili

badge-check


					43 Komunitas Bonsai se-Luwu Timur Ikuti Pameran Bonsai di Malili Perbesar

Laporan : Rs / Ikp

Editor    : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Sebanyak 130 tanaman Bonsai dipamerkan oleh Komunitas Pecinta Bonsai Batara Guru (Kopi Baru) Kabupaten Luwu Timur di 43halaman Warkop Tanah Abang Puncak Indah, Malili. Tanaman Bonsai itu hasil karya 43 peserta pecinta Bonsai se Luwu Timur. Kegiatan pameran itu dibuka langsung Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler, Senin (24/08/2020).

Ketua Panitia Pelaksana Pameran, Fadly Gani mengatakan, kegiatan pameran ini untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 dengan tema “Kita Membumikan Bonsai di Bumi Batara Guru Kabupaten Luwu Timur”. Acara pameran ini berlangsung selama dua hari 24-25 Agustus 2020.
 
Ketua Kopi Bonsai Baru, H. Amran Syam mengatakan, tujuan pameran ini mendasari lahirnya wadah bonsai pertama di Luwu Raya ini. Menurutnya, Bumi Batara Guru ini sangat kaya akan aneka tanaman sehingga atas dasar itulah di bentuk komunitas bonsai karena melihat peluang ini.
 
“Wadah bonsai ini kita harapkan Luwu Timur bisa menuju pentas dunia. Aneka tanaman bonsai ini asli khas Luwu Timur dan telah diolah oleh seniman bonsai sehingga inilah hasilnya, maha karya yang luar biasa,” tambahnya.
 
Kedepan, kata Ketua DPRD Luwu Timur ini, Kopi Bonsai akan kembali menggelar festival Bonsai dengan skala Nasional yang rencananya akan dipusatkan di pinggir Sungai Malili sehingga menambah suasana pameran Bonsai yang lebih indah.
 
Sementara Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler saat membuka pameran Bonsai mengatakan, Bonsai merupakan tanaman yang sejak dulu diburu masyarakat karena unik dan menarik. Oleh karena itu, Bupati mengapresiasi kegiatan pameran Bonsai ini sebagai sebuah daya tarik bagi Luwu Timur utamanya disektor Pariwisata.
 
“Bonsai, disamping hoby, bisa menambah nilai ekonomis jika telaten menata bonsai tersebut, tapi saya ingatkan, jangan merusak hutan kalau pergi mencari bonsai dihutan. Yang pasti, kami sangat mendukung kegiatan komunitas Bonsai ini,” jelasnya.
 
Pembukaan pameran ditandai pengguntingan Pita oleh Bupati Luwu Timur yang dilanjutkan dengan persembahan singkat terkait teknik mengolah Bonsai.
 
Acara juga di hadiri Wakil Ketua DPRD, H. M. Siddiq BM dan Usman Sadik, beberapa anggota DPRD seperti Sarkawi A. Hamid, Rully Heriawan, Harisah Suharjo, beberapa Kepala OPD dan masyarakat pecinta Bonsai. (hms/ikp/kominfo)

Baca Lainnya

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Trending KRIMINAL