Menu

Mode Gelap
Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

LUWU TIMUR

Pemerintah Butuh Pendidikan Islam

badge-check


					Pemerintah Butuh Pendidikan Islam Perbesar

Laporan : Rs/Ikp

Editor : Rd

LUWU TIMUR, Timuronline – Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler meletakkan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Ashabul Kahfi Desa Jalajja, Kecamatan Burau, Minggu (15/03/2020).

Peletakan batu pertama pembangunan ponpes ini dihadiri Anggota DPRD Luwu Timur, Masrul Suara, Kepala OPD, Camat, Kepala Desa, Tokoh agama, Tokoh masyarakat dan segenap warga Desa Jalajja.

Bupati Thoriq Husler dalam sambutannya mengatakan, Pesantren yang akan dibangun ini bernama Pondok Pesantren Tahfiz Qur’an bisa sukses melahirkan generasi-generasi Islami, dan mempersiapkan anak-anak generasi kita untuk menjadi generasi penerus, generasi cinta Al Qur’an, generasi yang paham Al Qu’ran.

“Pendidikan Islam sangat dibutuhkan Pemerintah, pendidikan Islam ini diyakini akan membentuk ahlak yang mulia bagi anak-anak generasi bangsa yang akan datang menjadi generasi yang berbudi pekerti, cerdas, berkualitas, maju dan sejahtera,” kata Husler.

Selanjutnya, Husler mengatakan, Berdasarkan hasil evaluasinya, Luwu Timur memang mengalami krisis penghafal Qur’an. Buktinya masih banyak imam mesjid kita impor dari daerah lain, apalagi saat Ramadhan banyak imam dari luar daerah yang dipakai.

“Pondok pesantren Tahfizhul Qur’an Ashabul Kahfi ini dibangun dengan harapan akan lahirkan para penghafal Qur’an yang kelak akan mengisi disetiap mesjid-masjid yang ada di Luwu Timur,” harap Husler.

Bupati Luwu Timur senantiasa memberi dukungan terhadap pengembangan lembaga pendidikan pondok pesantren. “Semoga dengan ini (Peletakan batu pertama ini), bisa menambah semangat bagi kita untuk meningkatkan pendidikan agar lebih baik lagi kedepannya,” tutup Husler. (hms/ikp/kominfo)

Baca Lainnya

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Trending KRIMINAL