Menu

Mode Gelap
Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

LUWU TIMUR

Smart City Program Pemda, Bukan Diskominfo

badge-check


					Smart City Program Pemda, Bukan Diskominfo Perbesar

Laporan : Rd / Ikp

Editor : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Menjelang evaluasi dari  Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Luwu Timur mengadakan rapat persiapan di gedung Media Center  Kantor Diskominfo, Kamis (05/03/2020).

Rapat tersebut dihadiri oleh Kelompok Kerja Smart City (Pokja) Kabupten Luwu Timur (Lutim), Asisten Administrasi Umum, Askar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Luwu Timur, Masdin.

Pada kesempatan ini, Sekretaris Dinas Dukcapil Lutim, Agus Thobrani yang juga mantan Kepala Bidang Aplikasi dan Informastika Diskominfo menyampaikan bahwa, terdapat dua rekomendasi  dari Tim Asesor pada evaluasi kedua program gerakan menuju 100 smart city Tahun 2019 yang harus dilakukan.

” Pertama, agar Pemerintah daerah Kabupaten Luwu Timur dapat menciptakan inovasi-inovasi baru pada program smart city. Kedua, perlu dimaksimalkan keterlibatan steakholder antara dewan smart city dan Komunitas Pendukung Program smart city,” ungkap Agus.

Sementara itu, Askar mengatakan, pada implementasi smart city di Kabupaten Luwu Timur, diperlukan koordinasi dan kolaborasi yang baik dari berbagai pihak yang terlibat dalam smart city.

” Smart city ini program Pemerintah daerah, bukan program Diskominfo semata sehingga di dalam smart city termasuk Pokja. Jadi mereka adalah bagian dari orang-orang yang merancang smart city, cuman memang kerjanya sendiri-sendiri, belum betul-betul dalam koordinasi yang bagus,” jelas Askar.

Pasalnya, lanjut Askar, sistem informasi yang dirancang tersebut, nantinya harus terintegrasi dalam satu sistem, sehingga harus ada kerjasama.

” Karena semua nanti sistem informasi itu harus terintegrasi dalam satu sistem,” imbuhnya. (ikp/kominfo)

Baca Lainnya

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Trending KRIMINAL