Menu

Mode Gelap
Kampanye Narasi Keberlanjutan, PT Vale Tegaskan Komitmen Good Mining Practices dan Keterbukaan Informasi Lewat Uji Kompetensi Wartawan Ada Apa Pimpinan DPRD Lutim Dua Kali Tak Gubris Aduan Warga ? Jadi Juru Kunci di Group D, Perslutim Dipastikan Gugur di Liga 4 Lagi, Sorowako Kebakaran, Ditinggal anak dan Menantu Seorang Lansia Tewas Terbakar Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

LUWU TIMUR

Tugas Damkar Tak Bisa Instan

badge-check


					Tugas Damkar Tak Bisa Instan Perbesar

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Sebanyak 48 orang perwakilan dari 11 Kecamatan di Kabupaten Luwu Timur mengikuti pelatihan Satuan Relawan Pemadam Kebakaran (Satlakar) Tahun 2019. Kegiatan pelatihan ini dibuka Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler, di dampingi Kasatpol PP, Indra Fauzi, di Aula Hotel Sikumbang Kecamatan Tomoni, Senin (02/09/19).

Sekretaris Satpol PP, Salman dalam laporannya mengatakan, tujuan pelatihan gabungan ini adalah untuk melatih dan meningkatkan kemampuan dan keterampilan personil dalam penanggulangan bahaya kebakaran, Satlakar ini tentunya dilatih khusus untuk meningkatkan proses penanggulangan, pencegahan, dan evaluasi korban apabila terjadi kebakaran.

“Pelatihan ini bagian yang tidak terpisahkan dari upaya kami untuk mengedukasi masyarakat agar dapat bertindak jika terjadi kebakaran,” jelasnya.

“Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari mulai dari tanggal 02 September 2019 sampai dengan 3 September 2019 di Hotel Sikumbang Tomoni dan diikuti 48 orang yang berasal dari 11 Kecamatan,” tambahnya.

Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler mengaku bersyukur ada pelatihan semacam ini untuk meningkatkan pengetahuan dan membekali masyarakat dalam penanggulangan bahaya kebakaran.

“Tugas pemadam kebakaran tidak bisa instan. Diperlukan pelatihan khusus agar profesional dalam melaksanakan tugas. Olehnya itu, saya berharap peserta dapat mengikuti dengan baik pelatihan ini,” ungkapnya.

Pemerintah menyadari, upaya peningkatan kapasitas dan profesionalisme pemadam kebakaran dapat dicapai melalui pelatihan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan latihan, dipandang perlu menyusun atau membuat rencana dan jadwal latihan yang terpadu.

“Saya berharap dengan pelaksanaan latihan gabungan secara rutin dan berkelanjutan, diharapkan dapat menciptakan profesionalitas anggota pemadam kebakaran yang mampu melaksanakan tugas penanggulangan kebakaran serta penyelamatan secara solid sebagai sebuah team,” ungkapnya.

Pelatihan Satlakar ini dibimbing langsung Sekertaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Hasanuddin selaku narasumber. (hms/ikp/kominfo)

Lainnya

Ada Apa Pimpinan DPRD Lutim Dua Kali Tak Gubris Aduan Warga ?

4 Februari 2026 - 12:46 WITA

Jadi Juru Kunci di Group D, Perslutim Dipastikan Gugur di Liga 4

3 Februari 2026 - 12:57 WITA

Lagi, Sorowako Kebakaran, Ditinggal anak dan Menantu Seorang Lansia Tewas Terbakar

3 Februari 2026 - 12:29 WITA

Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako

12 Januari 2026 - 12:05 WITA

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

Trending LUWU TIMUR