Menu

Mode Gelap
Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

LUWU TIMUR

Di KUA PPAS 2020, Bupati Lutim Target Penurunan Angka Kemiskinan

badge-check


					Di KUA PPAS 2020, Bupati Lutim Target Penurunan Angka Kemiskinan Perbesar

Laporan : Rd – Ikp

LUWU TIMUR,Timuronline –  Bupati Luwu Timur ,H.M.Thorig Husler, menyerahkan rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kab. Luwu Timur Tahun Anggaran 2020 pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Luwu Timur  yang dipimpin Ketua DPRD, H. Amran Syam di ruang rapat Banggar DPRD, Senin (12/08/19).

Dalam rancangan KUA PPAS APBD TA. 2020 ini, Husler mengatakan, ada beberapa indikator makro yang ingin dicapai, diantaranya skenario pertumbuhan ekonomi diproyeksikan sebesar 5-6 persen dengan tingkat inflasi pada kisaran 2,93 persen. Kemudian percepatan penurunan tingkat kemiskinan di proyeksikan mencapai 6,95 hingga 7 persen.

Indikator selanjutnya, yakni pembangunan pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi lebih kecil dari 3 persen melalui produktivitas tenaga kerja, mengurangi disparitas infrastruktur antar wilayah, pembangunan pertanian, pengembangan kawasan pesisir dan sentra perikanan hingga penguatan UKM.

Secara umum, kata Husler, struktur KUA PPAS TA. 2020 antara lain pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp. 1.491.213.848.000 atau mengalami penurunan sebesar Rp. 46.605.985.406 atau turun 3,03 persen. Kemudian proyeksi penerimaan daerah yang berasal dari pos penerimaan pembiayaan daerah dari SILPA Tahun 2020 sebesar Rp. 15.000.000.000 yang berarti terdapat penurunan target penerimaan SILPA sebesar 84,12 persen. Selanjutnya belanja daerah di proyeksikan Rp. 1.491.213.848.000 atau mengalami penurunan sebesar Rp. 124.060.934.261 atau turun sebesar 7,68 persen.

Selain penyerahan KUA dan PPAS TA. 2020, dalam rapat paripurna ini, Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler juga menyerahkan rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan PPAS Perubahan TA. 2019 dan pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

Terkait KUPA PPAS Perubahan APBD TA. 2019, Husler mengatakan, pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp. 1.558.578.198.028,75 dimana terjadi kenaikan sebesar Rp. 20.758.364.622,75 atau naik 1,35 persen. Kemudian proyeksi penerimaan daerah dari SILPA sesuai hasil audit BPK sebesar Rp. 47.504.937.949,74 atau mengalami penurunan dari target SILPA APBD Pokok TA. 2019 sebesar Rp. 94.454.948.855,38. Sementara Belanja yang direncanakan dalam perubahan anggaran tahun 2019 sebesar Rp. 1.591.083.135.978,49 atau mengalami penurunan sebesar 1,50 persen setara dengan Rp. 24.191.646.282,89. (Red/Ikp)

Baca Lainnya

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Trending KRIMINAL