Menu

Mode Gelap
OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu Belanda Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya Daftar Pencetak Gol Sepanjang Piala Dunia, Miroslav Klose Memimpin Kapan Piala Dunia Pertama Digelar ? Baca Sejarahnya Berbagi Keberkahan Idul Adha, PT Vale Donasi Hewan Kurban ke Wilayah Pemberdayaan

LUWU TIMUR

Proyek Milik Ponakan Bupati Lutim Disorot, Diduga Tak Sesuai Bestek

badge-check


					Proyek Milik Ponakan Bupati Lutim Disorot, Diduga Tak Sesuai Bestek Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Satu demi satu pembangunan proyek di Kabupaten Luwu Timur mulai disorot. Mulai dari proyek pembangunan WC SD di Kecamatan Kalaena, proyek proteksi di Kecamatan Burau hingga yang terakhir proyek proteksi di Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur.

Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp.177.344.945 dari APBD Tahun 2025, disuga tidak sesuai bestek

Proyek ini dilaksanakan oleh CV. Indoraya Utama Karya. Informasi yang digali dari beberapa sumber termasuk dari laman batarapos mengungkapkan proyek tersebut memiliki ketebalan pasangan 40 centimeter bagian bawah dan 25 centimeter bagian atas (top). Sementara untuk tinggi pasangan 91 centimeter dan coporan sedalam 50 centimeter dengan ketebalan 40 centimeter.

Hanya saja, waktu pengukuran oleh pekerja proyek sendiri saat diukur menggunakan meteran, ketebalan pasangan justru jauh berkurang dari ketebalan 40 centimeter, bahkan galian atau coporan diduga tidak sesuai dengan desain.

Pekerja berdalih masih akan mengikis tanah sandaran pasangan batu untuk menambah ketebalan pasangan namun faktanya pasangan batu proteksi sudah terpasang hingga top.

” Masih mau dikikis nanti, kalau ke dalamannya itu lima puluh centimeter, tebal empat puluh centimeter, sudah sesuai mi malah kami kasi lebih, tapi kalau itu mau dicungkil sampingnya susah mi lagi,” Ujar pekerja

Pekerja proyek bahkan sempat mengaku jika proyek tersebut milik keluarga Bupati Luwu Timur

”  Keluarganya bapak Bupati yang punya ini, Haji Diana namanya, itu yang tinggal di Tomoni, kalau gambarnya tidak ada disini,” Ungkapnya

Terpisah, Hj. Diana sang pemilik proyek pun membenarkan hal tersebut.

” Iya pekerjaan ku itu, saya kemenakan Bupati, tidak ada tidak kenal kalau dibilang haji Diana, anak ku juga konsultan ji,” Katanya (*)

Baca Lainnya

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Polda Sulsel Tangani Kasus Ambulance Desa di Luwu Timur, Sejumlah Pihak Akan Diperiksa

19 Mei 2026 - 10:30 WITA

Vale Indonesia Hormati Proses Hukum Pengadaan Ambulance Desa

19 Mei 2026 - 10:19 WITA

Pantai Impian Tidak Bisa Jadi Aset Desa, Ada Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan di Atasnya ?

17 Mei 2026 - 12:55 WITA

PT. PUL Salurkan Bantuan ke Masjid Nurul Haq Ussu

17 Mei 2026 - 10:44 WITA

Trending LUWU TIMUR