Menu

Mode Gelap
OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu Belanda Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya Daftar Pencetak Gol Sepanjang Piala Dunia, Miroslav Klose Memimpin Kapan Piala Dunia Pertama Digelar ? Baca Sejarahnya Berbagi Keberkahan Idul Adha, PT Vale Donasi Hewan Kurban ke Wilayah Pemberdayaan

LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Ikuti Launching “Genting” Secara Virtual

badge-check


					Pemkab Luwu Timur Ikuti Launching “Genting” Secara Virtual Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Mendindaklanjuti surat Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, maka Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) mengikuti Launching Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) secara Virtual di Aula Diskominfo-SP, Kamis (05/12/2024).

Hadir pada kesempatan ini, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika, Sekretaris DP2KB, I Dewa Putu Alit beserta jajaran, perwakilan Kepala OPD, Kementerian Agama Lutim, Camat Malili, Lurah, perwakilan Puskesmas Malili dan Desa Puncak Indah.

Sementara Menteri Sosial, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, perwakilan Kementrian Agama, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan keluarga, perwakilan Menteri Perdagangan, Tim Pendamping Keluarga, dan para PLKB hadir secara virtual.

Dalam sambutannya, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Dr. H. Wihaji menyampaikan bahwa, kementerian telah fokus sejak stunting menjadi salah satu isu penting, sehingga perlu disiapkan sumber daya manusia yang hebat, kuat dan berdaya saing.

“Data hari ini kita prevalensi stunting 21,5% yang artinya apabila ada 5 balita, maka 1 anak terkena stunting. Ini bukan problem yang biasa dan tidak bisa diselesaikan hanya 1 orang karena kementerian hadir untuk menyelesaikan masalah ini,” ungkapnya.

Wihaji mengungkapkan bahwa, gerakan orang tua asuh cegah stunting untuk satu juta anak Indonesia merupakan bagian dari keinginan kementerian yang memang tugasnya mencegah dan menggerakkan.

“Tentu saya sebagai pembantu presiden akan terus bersinergi dengan kementrian terkait dan saya berterima kasih yang selama ini menjalankan Perpres 72 Tahun 2001 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Maka dari itu, catatan yang nantinya kita akan perbaiki termasuk hari ini kita buat gerakan orang tua asuh cegah stunting bagian dari semangat kementerian dengan melibatkan stakeholder terkait,” uajrnya.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada provinsi-provinsi lain yang hari ini ikut secara daring. Kurangi diskusi, lokakarya tetapi kita lakukan secara langsung,” tutupnya. (kominfo-sp)

 

Baca Lainnya

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Polda Sulsel Tangani Kasus Ambulance Desa di Luwu Timur, Sejumlah Pihak Akan Diperiksa

19 Mei 2026 - 10:30 WITA

Vale Indonesia Hormati Proses Hukum Pengadaan Ambulance Desa

19 Mei 2026 - 10:19 WITA

Pantai Impian Tidak Bisa Jadi Aset Desa, Ada Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan di Atasnya ?

17 Mei 2026 - 12:55 WITA

PT. PUL Salurkan Bantuan ke Masjid Nurul Haq Ussu

17 Mei 2026 - 10:44 WITA

Trending LUWU TIMUR