Menu

Mode Gelap
CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji Hasil Piala Dunia 2026 : Portugal Ditahan Imbang Kongo, Inggris Atasi Kroasia

LUWU TIMUR

SRI Organik PT Vale, Harapan Baru Pertanian Produktif dan Ramah Lingkungan di Pomalaa

badge-check


					SRI Organik PT Vale, Harapan Baru Pertanian Produktif dan Ramah Lingkungan di Pomalaa Perbesar

Timuronline –  Program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) melalui metode System of Rice Intensification (SRI) Organik PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mendapat sambutan positif dari para petani binaan maupun dari jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kolaka. Program SRI Organik merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sektor pertaniana.

Ungkapan apresiasi para petani disampaikan pada panen perdana SRI Organik di Kecamatan Baula, Kabupatem Kolaka, Rabu (01/06).

Panen perdana dilakukan para petani binaan program PSRLB PT Vale. Padi yang sukses dipanen mencapai 8,36 Ton/Hektar (Ha) dari luar lahan 3 Ha di empat desa yang ada di dua kecamatan. Panen perdana dihadiri Bupati Kolaka Ahmad Safei, Wakil Bupati Kolaka Muh. Jayadin, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Bahrun Hanise, Kapolres Kolaka AKBP Saiful Mustofa, Ketua Komisi III DPRD Kolaka Akhdan, Camat Baula Saritomo, dan Vice President Director PT Vale Adriansyah Chaniago.

Baca Juga :

Informasi Seputar PT. Vale Indonesia

Petani asal Desa Puubunga, Kecamatan Baula Onang Sumarna mengatakan, padi yang ditanam dengan metode SRI Organik sangat produktif. Onang adalah salah satu petani yang ikut pelatihan program PSRLB selama tujuh bulan terakhir.

Pria 55 tahun itu menjelaskan, lahan 0.3 Hektar (Ha) yang dimilikinya mampu memproduksi beras organik sebanyak 10 karung atau setara 1,2 Ton/Ha. Menurut Onang, pola penanaman SRI Organik lebih mudah dan ramah lingkungan.

Baca Lainnya

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Trending LUWU TIMUR