Menu

Mode Gelap
Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian

LUWU TIMUR

Kukuhkan FKUB, Budiman : Rawat Kerukunan Beragama di Lutim

badge-check


					Kukuhkan FKUB, Budiman : Rawat Kerukunan Beragama di Lutim Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Bupati Luwu Timur (Lutim), H. Budiman bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lutim, Aripin, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mengukuhkan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lutim Masa Bakti 2022-2027, di Gedung Wanita Simpurusiang, Jumat (04/03/2022).

Kegiatan tersebut, turut pula dihadiri Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Lutim, H. Misbah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lutim, La Besse, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Guntur Hafid, Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriaty, Ketua FKUB Lutim dan seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik serta para tokoh masyarakat, Pemuda, Agama, dan Wanita.

Pada kesempatan itu, Budiman menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus FKUB Lutim masa Bakti 2022-2027 yang telah dikukuhkan.

Baca Juga :

“ Semoga FKUB dapat mengemban tugas dengan sebaik-baiknya dan tetap menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah dalam menjaga persatuan dan merawat kerukunan umat beragama di Lutim,” katanya.

Menurutnya, gerakan untuk merajut toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan harus terus ditumbuhkembangkan dengan memunculkan dialog-dialog lintas agama. Selain itu, solidaritas tanpa batas juga harus selalu diupayakan melalui simbol-simbol kerukunan dan toleransi di pelbagai daerah.

“ Kepada seluruh tokoh lintas agama, saya berharap momen pengukuhan ini dapat membangun persepsi yang sama berkaitan dengan pentingnya membangun moderasi beragama,” tandasnya.

Terakhir, orang nomor satu di Luwu Timur tersebut mengingatkan bahwa, dalam pesta demokrasi, umat beragama sering dibelah-belah atau disekat-sekat untuk berkompetensi menyalurkan aspirasi.

“ Tindakan itu boleh wajar, namun menjadi tidak wajar lagi kalau berakibat memanaskan sentimen keagamaan dan berakibat mengancam keamanan dan ketertiban,” pungkasnya. (ikp/kominfo-sp)

 
 
 

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM