Menu

Mode Gelap
Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian

LUWU TIMUR

Dinas Dagkop UKM-P Lutim Akan Data UKM Milik Warga di Kalaena

badge-check


					Kadis Dagkop UKM-P Lutim, Senfry Ontovianus saat mengecek UKM milik warga di Kalaena Perbesar

Kadis Dagkop UKM-P Lutim, Senfry Ontovianus saat mengecek UKM milik warga di Kalaena

LUWU TIMUR,Timuronline – Dinas Perdagangan , Koperasi, UKM dan Perindustrian (Dagkop-UKMP) Luwu Timur akan mendata usaha kecil menengah (UKM) masyarakat di Kecamatan Kalaena.

Hal ini terungkap saat Bupati Luwu Timur, H.Budiman melihat langsung berbagai produk yang dihasilkan Usaha Kecil Menengah (UKM) ibu-ibu yang ada di Kalaena.

” Ternyata banyak juga usaha rumahan ibu-ibu di Kalaena ini. Ada produk makanan hingga kerajinan tangan. Ini yang perlu kita tingkatkan khususnya dalam hal pengemasan. Yah, biar lebih menarik lagi,” kata Bupati saat kegiatan menyapa desa yang kali ini dipusatkan di Kecamatan Kalaena, Rabu (26/01/2022).

Baca Juga : https://timur-online.com/rully-heryawan-ajak-warga-lutim-donor-darah-ini-tujuannya/

Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Dinas PKUKMP Luwu Timur, Senfry Oktovianus langsung melakukan pengecekan terhadap usaha-usaha rumahan masyarakat yang ada di Kecamatan Kalaena.

” Tadi saya sudah cek, memang betul rata-rata belum ada izinnya dan masih dalam skala kecil. Padahal saya lihat potensi usaha-usaha ini lumayan menjanjikan. Nah, kalau usaha ini dikelola dengan baik, tentu juga akan berdampak positif bagi masyarakat itu sendiri dan bagi daerah,” ujar Senfry

Pihaknya akan segera akan melakukan pendataan kepada semua usaha-usaha warga di Kalaena.

” Yang jelas memang sudah ada yang terdata dan ada yang belum. Kalau semuanya sudah kita back up, tentu akan ada bantuan dari pemerintah sendiri. Yang menjadi salah satu konsen yakni pengemasan produk-produk yang sudah ada. Saya melihat memang untuk saat sekarang ini, masyarakat hanya menjual di pasar-pasar tradisional karena memang bisanya disitu. Namun kalau sudah dikelola dengan baik, mulai dari izin hingga pengemasan, dijual ke minimarket bahkan hingga keluar Luwu Timur pun bisa,” jelasnya.

Salah seorang ibu rumah tangga yang ditemui mengaku bahwa selama ini usaha rumahannya dia kelola dengan biasa-biasa saja.

” Yah tergantung kalau ada pesanan lagi, kami buat. kalau tidak ada yah tinggal lagi. Untuk itu, kami berharap adanya campur tangan pemerintah agar usaha kami dapat berkembang,” harapnya. (*)

 

 

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM