Menu

Mode Gelap
7 Bulan Berlalu Penemuan Mayat di Tomoni, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Hasil Piala Dunia 2026 : Jerman dan Swedia Menang Telak, Belanda Tertahan Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan Hasil Piala Dunia 2026 Group D : Australia Bekuk Turki 2-0 Daftar Pencetak Gol Piala Dunia 2026 Hasil dan Jadwal Piala Dunia 2026

LUWU TIMUR

Satpol PP dan Bea Cukai Sita 35 Ribu Batang Rokok Ilegal

badge-check


					Satpol PP dan Bea Cukai Sita 35 Ribu Batang Rokok Ilegal Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bekerjasama dengan Bea Cukai Malili dan Bagian Ekonomi Pembangunan Setdakab Lutim selaku Koordinator Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) melakukan penertiban dan peredaran rokok ilegal di wilayah Kabupaten Luwu Timur sekaligus menghimbau kepada para pelaku usaha untuk tidak menjual rokok illegal.

Operasi penertiban dilakukan selama 4 (empat) hari yakni dari tanggal 12 – 15 Oktober 2021. Petugas menyasar pasar, kios dan juga toko-toko besar di 8 kecamatan, antara lain Kecamatan Burau, Wotu, Tomoni. Kemudian Mangkutana, Kalaena, Angkona, Wasuponda dan juga Kecamatan Towuti.

Kasatpol PP dan Damkar Lutim, Indra Fawzy saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa, dari hasil penertiban, pihaknya telah menemukan adanya penjualan rokok ilegal sebanyak 35.000 (tiga puluh lima ribu) batang dari berbagai macam merek rokok. Dimana Rokok yang di dapatkan tersebut tidak sesuai dengan Undang-Undang yang ada.

Baca Juga :

Wow ! Desa Bawalipu Punya 12 Orang Balon Kades

“Rokok ilegal sebanyak 35.000 (tiga puluh lima ribu) batang tersebut, telah disita dan kita amankan di Kantor Bea Cukai Malili untuk dilakukan penelitian sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku,” tutur Indra Fawzy, Senin (18/10/2021).

Sanksi Penjual Rokok Ilegal

Indra menegaskan, adapun sanksi bagi penjual dan pengedar rokok ilegal tersebut mengacu pada Undang-Undang RI Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, pada pasal 45. 

“ Setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam pasal 29 ayat (1). Pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun, dan paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar”.

“Selain melakukan penertiban, kami juga memberikan himbauan dan sosialisasi kepada para pelaku usaha tersebut. Mereka tidak boleh memperjual belikan rokok illegal yang dapat merugikan masyarakat, bangsa dan negara. Dan jika kedepan masih kita temukan pelanggaran tersebut, maka kami akan memberikan sanksi .” Tegas Kasatpol PP dan Damkar Lutim, Indra Fawzy.

Sementara Kepala Kantor Bea Cukai Malili, Firman Bunyamin mengatakan, giat operasi pasar ini sebagai upaya menekan peredaran rokok ilegal. Ini selaras dengan fungsi Bea Cukai sebagai Community Protector. (ikp/kominfo)

Baca Lainnya

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Trending LUWU TIMUR