Menu

Mode Gelap
Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

LUWU TIMUR

Puncak Hari OTDA Dilaksanakan Secara Virtual

badge-check


					Puncak Hari OTDA Dilaksanakan Secara Virtual Perbesar

Laporan : Rs

Editor : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, H. Bahri Suli mengikuti puncak peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) XXV Tahun 2021 yang berlangsung secara virtual di Aula Dinas Kominfo Kabupaten Luwu Timur. Peringatan Hari OTDA XXV ini digelar Kementerian Dalam Negeri yang resmi dibuka Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, Senin (26/04/2021).

Puncak peringatan Hari OTDA itu mengangkat tema “bangun semangat kerja dan tingkatkan gotong royong di masa pandemi Covid-19, untuk masyarakat sehat, ekonomi daerah bangkit dan Indonesia Maju”. Selain Sekda, peringatan ini juga dihadiri Forkopimda Kabupaten Luwu Timur.

Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan Pilkada serentak yang berjalan aman, lancar dan kondusif serta tetap konsisten melaksanakan protokol kesehatan. Bahkan, kata Ma’ruf Amin, tingkat partisipasi pemilih secara nasional rata-rata mencapai 76 persen.

Lanjut Ma’ruf, kerangka berpikir kepala daerah dalam menjalankan Pemerintahan daerah harus berbasis inovasi, dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di daerah tersebut.

“Perlunya mengubah paradigma Pemerintahan dan pembangunan, yang semula beriorientasi pada birokrasi yang bussiness as usual menjadi berbasis inovasi,” kata Wapres Ma’ruf Amin.

Lanjut Ma’ruf Amin, perbaikan pola pikir dalam penyelenggaraan Pemerintahan daerah harus menuju ke arah yang adaptif, inovatif, kolaboratif dan kreatif serta harus dilakukan secara sinergis antara Pemda dengan DPRD dan juga pusat.

“Perlunya harmonisasi melalui sinkronisasi perencanaan, penganggaran, pelaporan dan pengendalian urusan Pemerintahan konkuren, yang berpedoman pada NSPK (norma, standar, prosedur dan kriteria) serta SPM (standar pelayanan minimal) yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Dengan demikian, kata Ma’ruf, manfaat kualitas dan kuantitas pelayanan publik dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah. (hms/ikp/kominfo)

 
 
 
 

Baca Lainnya

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Trending KRIMINAL