Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Pjs. Bupati Luwu Timur dan Dirjen PKTrans Teken MoU Optimalkan Bumdes di KTM Mahalona

badge-check

Pjs. Bupati Luwu Timur dan Dirjen PKTrans Teken MoU Optimalkan Bumdes di KTM Mahalona Perbesar

Ia juga menyampaikan apresiasi atas bantuan PT. Vale Indonesia utamanya peningkatan sektor ekonomi masyarakat melalui program pendampingan produk unggulan seperti padi dan tanaman pangan lainnya. Kedepan, kata Nurdin, pihaknya juga akan melakukan pembangunan masjid Islamic center dengan anggaran mencapai Rp. 4 Miliar lebih.

” Untuk pembangunan jembatan. Sementara masih dalam proses pengerjaan oleh rekanan. Semoga akhir bulan ini bisa segera rampung dan Insya Allah, saya akan undang pak Menteri untuk meresmikan jembatan tersebut,” jelasnya.

Pjs Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas mengatakan, mayoritas masyarakat diwilayah Mahalona raya ini menggantungkan hidupnya disektor pertanian dan perkebunan. Selain tanaman padi dan lada, tanaman pangan yang juga potensial seperti talas satoimo, singkong atau ubi kayu dan ubi jalar. Adapula tanaman holtikultura seperti nangka, mangga, alpukat, tomat, jambu, sukun, cabai dan tanaman obat seperti jahe dan kunyit juga banyak dihasilkan oleh masyarakat di wilayah ini.

Lanjut Jayadi, berdasarkan data, luas tanaman padi sebesar 1.287 hektar dengan hasil produksi 7.262,37 dan produktivitas rata-rata 5,62 ton perhektar. selain itu, wilayah KTM Mahalona juga memiliki potensi tanaman perkebunan yakni tanaman lada. Berdasarkan data luas areal tanaman lada per-Juli Tahun 2020 mencapai 1.238,56 ha dengan hasil produksi 773,45 toh/ha dan produktivitas rata-rata mencapai 1,10 ton perhektar setiap tahunnya.

” Saya optimis kawasan Mahalona Raya ini akan menjadi kawasan yang maju dan mandiri. Bahkan program transmigrasi diwilayah ini bisa menjadi pilot project kawasan transmigrasi yang sukses,” tambahnya.

Selain Dirjen PK Trans, turut mendampingi Direktur Pengembangan Usaha Transmigrasi Kemendes PDTT, Superiadi, Plt. Direktur Pengembangan Sarana dan Prasarana Kawasan Transmigrasi Kemendes PDTT, Darmanto dan Direktur Promosi dan Kemitraan Kemendes PDTT, Herianto. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM