Menu

Mode Gelap
Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak Pelaku Curanmor di Towuti Merupakan Warga Makassar, Kerja Sebagai Buruh Bangunan Ini 8 Tim Peserta Piala Presiden 2026, 3 Tim dari Luar Negeri Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

LUWU TIMUR

Tak Diakomodir Dalam PPPK, Ratusan Petugas Irigasi di Luwu Timur Tutup Bendung

badge-check

Tak Diakomodir Dalam PPPK, Ratusan Petugas Irigasi di Luwu Timur Tutup Bendung Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – ” Hari ini kita aksi lanjutan, setelah mogok kerja, kita lakukan penutupan bendung di tiga aliran, kami menuntut agar para TP-OP diakomodir PPPK paruh waktu, jika tuntutan kami tidak dipenuhi, aksi penutupan bendung ini terus kami lakukan,” Tegas Widodo mewakili ratusan petugas irigasi dari tiga Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di Luwu Timur yang menggelar aksi tutup bendung Kalaena, di Desa Teromu, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur,  Minggu (24/08/2025)

Widodo yang juga koordinator aksi mendesak pemerintah Provinsi dan kementerian agar mengakomodir para TP-OP dalam perekrutan PPPK paruh waktu, dia menegaskan akan terus melakukan penutupan bendung jika tuntutan mereka tidak terpenuhi.

Gabungan Petugas TP-OP ( Tugas Pembantuan Operasi dan Pemeliharaan ) dari tiga UPTD yakni UPTD Kalaena, UPTD Kalaena Kiri dan UPTD Kalaena Kanan bergerak dari kantor UPTD di Desa Wonorejo Timur mendapat pengawalan puluhan personel Polsek Mangkutana.

Di tengah aksi berlangsung, rapat zoom lintas sektor pun berlangsung membahas terkait formasi PPPK TP-OP, rapat yang berlangsung diikuti, BKD Provinsi Sulawesi Selatan, Kemenpan RB, DRPD Provinsi Sulawesi Selatan dan SDA Dinas PUPR.

Aksi penutupan bendung oleh petugas irigasi ini akan berdampak fatal terhadap petani jika berlangsung lama, pasalnya saat ini petani di tujuh kecamatan dengan luas lahan 18 ribu hektare di Luwu Timur Tengah memasuki musim tanam. (*)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Pelaku Curanmor di Towuti Merupakan Warga Makassar, Kerja Sebagai Buruh Bangunan

23 Juli 2026 - 20:49 WITA

Viral, Pencuri Motor di Towuti Diseret di Jalan Hingga Dapat “Tendangan Maut”

23 Juli 2026 - 13:47 WITA

Momentum Hari Anak Nasional 2026, Stop Kekerasan Pada Anak

23 Juli 2026 - 12:42 WITA

Gelar Raker, KONI Luwu Timur Tatap Porprov Wajo – Bone

18 Juli 2026 - 18:56 WITA

Trending LUWU TIMUR