Menu

Mode Gelap
Sukseskan Musancab, DPC PDI-P Lutim Gelar Rapat Persiapan Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang Suara Hati Ketua STT: Upaya Merajut Kerja Sama Masyarakat Hindu Di Desa Kertoraharjo SMAN 4 Luwu Timur Gelar Studi Wawasan di Wawania Rahampu’u Matano Pertama di Piala Dunia 2026, Messi Cetak Hattrick, Jadi Top Scorer Sementara Hasil Group I Piala Dunia 2026 : Perancis Taklukkan Senegal, Mbappe Cetak Brace

KABAR PEMDA

Sufriaty Jadi Narasumber Sosialisasi Peran Perempuan Dalam Mensukseskan Agenda Demokrasi Tahun 2022

badge-check


					Sufriaty Jadi Narasumber Sosialisasi Peran Perempuan Dalam Mensukseskan Agenda Demokrasi Tahun 2022 Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, Sufriaty Budiman memaparkan materi tentang Politik, Perempuan dan Gender pada Sosialisasi Pendidikan Pemilih dengan tema “Peran Perempuan Dalam Mensukseskan Agenda Demokrasi Tahun 2022” di Brothers Coffee, Rabu (12/10/2022).

Kegiatan ini diikuti oleh Pengurus TP PKK Lutim, Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan organisasi wanita lainnya.

Dalam paparannya, Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, Sufriaty Budiman menjelaskan, untuk mendorong peningkatan partisipasi politik perempuan harus dimulai dari pendidikan keluarga, bahwa berkiprah serta berpartisipasi di dunia politik adalah salah satu bagian yang penting untuk membangun masyarakat, bangsa dan Negara.

“Kaum perempuan harus berani tampil dan memiliki kepekaan untuk berpartisipasi dalam dunia politik untuk memberikan pemahaman bahwa dengan adanya keterlibatan perempuan akan dapat mewujudkan demokrasi yang adil gender,” jelasnya.

Baca Juga:
Ketua Dharma Wanita Persatuan Lutim Buka Worshop “Aku Hatinya PKK”

Menurut Sufriaty, ada tiga faktor yang memberi harapan terbukanya peluang kepada kaum perempuan untuk meningkatkan perannya di dunia politik. Pertama, makin banyak perempuan yang berpendidikan dan memiliki kesadaran pentingnya perempuan terjun ke dunia politik untuk berpartisipasi membangun Indonesia.

“Kedua, Tren politik nasional di era Orde Reformasi yang memberi alokasi 30 persen kepada kaum perempuan untuk menjadi calon anggota legislatif dan ketiga telah muncul Walikota/Bupati dari kalangan perempuan di beberapa daerah yang berhasil memimpin daerahnya, Ketiga, Pemilu yang bersih tanpa diciderai dengan tindakan yang merusak demokrasi,” jelas Sufriaty.

Terakhir, Ia berharap penyelenggraan Pemilu tahun 2024 dapat berlajan dengan lancar dan sukses.

“Sehingga kita akan mendapatkan Pemimpin Negara, Pemimpin Daerah dan Wakil Rakyat yang berkualitas sesuai aspirasi Rakyat. Yang akan mampu membawa Bangsa dan Negara pada kemajuan dan kejayaan,” tutupnya. (hel/ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM