Menu

Mode Gelap
OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu Belanda Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya Daftar Pencetak Gol Sepanjang Piala Dunia, Miroslav Klose Memimpin Kapan Piala Dunia Pertama Digelar ? Baca Sejarahnya Berbagi Keberkahan Idul Adha, PT Vale Donasi Hewan Kurban ke Wilayah Pemberdayaan

LUWU TIMUR

Sosialisasi Penentuan Harga Ekspor dan Akses Pasar Ekspor

badge-check


					Sosialisasi Penentuan Harga Ekspor dan Akses Pasar Ekspor Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi Perindustrian dan UKM (Disdagkoprinum) menggelar Sosialisasi Penentuan Harga Ekspor dan Akses Pasar Ekspor Tahun Anggaran 2022 bertempat di Aula Kantor Dinas Dagkoprinum Kab. Luwu Timur, Senin (13/06/2022).
 
Kegiatan yang diikuti 25 orang para Pelaku usaha komoditi potensial ekspor seperti lada, rumput laut, agar-agar ini dibuka oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Masdin, dengan menghadirkan narasumber Chairul Burhan dari Free Trade Agreement (FTA) center Kemendag RI Makassar.
 
Kepala dinas Dinas Perdagangan, Koperasi Perindustrian dan UKM Kabupaten Luwu Timur, Senfry Oktavianus mengatakan, kegiatan usaha perdagangan melalui perdagangan komoditi atau produk UKM akan bermuara pada bagaimana memasarkan produk/jasa yang dihasilkan, agar sesuai dengan segmen pasar yang dibidik, dan menghasilkan keuntungan sesuai ekspektasi.
 
Baca Juga :
Kapolda Sulsel Dukung Pembangunan Smelter di Luwu Timur
 
“Kendala selama ini adalah bagaimana memasarkan komoditi unggulan kita sesuai dengan ekspektasi harga jual yang terbaik dan memenuhi persyaratan kualitas dan kuantitas dari buyer. Perlu suatu upaya khusus agar kemampuan pemasaran komoditi unggulan/produk UKM dapat menjangkau wilayah pemasaran yang lebih luas lagi,” kata Senfry.
 
Oleh karena itu, Mantan Asisten Ekbang ini mengatakan, diperlukan kemampuan teknis dan manajerial yang baik agar hal tersebut dapat terlaksana.
 
Komoditi unggulan seperti lada, rumput laut, beras dan produk-produk UKM Luwu Timur memiliki potensi yang sangat besar untuk menembus pasar luar daerah/luar negeri. Hanya saja, sebagaian besar pelaku usaha kita belum mengetahui bagaimana menentukan harga ekspor terbaik dan akses pasar ekspor yang relatif terbatas.
 
Adapun tujuan sosialisasi ini antara lain ; Meningkatkan kemampuan teknis pelaku usaha perdagangan tentang penentuan harga ekspor dan kemampuan untuk mengakses pasar ekspor, Memberikan pengetahuan kepada para pelaku usaha akan langkah-langkah yang harus dilalui agar komoditi/produk dapat diperdagangkan ke luar daerah/antar pulau atau diekspor, Memberikan perspektif baru terkait alternatif pangsa pasar yang potensial untuk pemasaran komoditi unggulan atau produk UKM Luwu Timur, dan Memberikan masukan kepada pelaku usaha perdagangan bagaimana menentukan harga ekspor dan akses pasar ekspor komoditi dan produk UKM.
 
Sementara Asisten Ekbang Setdakab Lutim, Masdin yang mewakili Bupati Lutim dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Luwu Timur yang mempunyai banyak pelaku usaha perdagangan yang dibina oleh Pemerintah daerah agar dapat lebih berkembang dan menghasilkan produk unggulan daerah yang dapat memberikan imbalkjasa yang layak melalui harga yang tepat dan akses pasar yang terbuka lebar ke dunia internasional.
 
“Perkembangan zaman dan pemulihan ekonomi global pasca pandemi COVID-19 mengharuskan kita bersama-sama untuk berbenah dalam segala hal, termasuk dalam usaha pelaku para peningkatan kemampuan melakukan ekspor,” kata Masdin.
 
“Pengetahuan para pelaku usaha tentang harga ekspor yang terbaik dan akses pasar ekspor menjadi sangat penting agar pangsa pasar yang dibidik oleh para pelaku usaha bukan hanya pasar dalam daerah, tetapi juga dapat melakukan ekspansi pemasaran komoditi keluar Kabupaten Luwu Timur atau bahkan melakukan ekspor,” jelas Masdin
 
Olehnya itu, mantan Camat Nuha ini berharap melalui sosialisasi ini diharapkan para pelaku usaha memiliki pengetahuan tentang harga ekspor dan memiliki akses pasar ekspor untuk komoditi/produk unggulan kita.
 
“Diharapkan produk unggulan  yang kita  dihasilkan dapat diperdagangkan ke luar daerah atau antar pulau atau diekspor,” tandas Masdin. (ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Baca Lainnya

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Polda Sulsel Tangani Kasus Ambulance Desa di Luwu Timur, Sejumlah Pihak Akan Diperiksa

19 Mei 2026 - 10:30 WITA

Vale Indonesia Hormati Proses Hukum Pengadaan Ambulance Desa

19 Mei 2026 - 10:19 WITA

Pantai Impian Tidak Bisa Jadi Aset Desa, Ada Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan di Atasnya ?

17 Mei 2026 - 12:55 WITA

PT. PUL Salurkan Bantuan ke Masjid Nurul Haq Ussu

17 Mei 2026 - 10:44 WITA

Trending LUWU TIMUR