Kapolda Sulsel Dukung Pembangunan Smelter di Luwu Timur

Kapolda Sulsel Dukung Pembangunan Smelter di Luwu Timur

LUWU TIMUR,Timuronline – Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Smelter oleh PT. Indo Nickel Industri (INI).

Pembangunan Smelter ini terletak d ilahan milik pemkab Luwu Timur seluas 300 hektar di Desa Harapan Kecamatan Malili. Kabupaten Luwu Timur .

Kapolda Nana bersama Bupati Luwu Timur, H.Budiman, Ketua DPRD Luwu Timur, Aripin serta Kapolres Luwu Timur AKBP. Silvester Simamora,  Senin (13/06/2022) berkesempatan mengunjungi dan melihat langsung rencana lahan pembangunan Smelter ini.

GM PT.INI, Freddy Napitupulu yang menerima kunjungan rombongan Kapolda menjelaskan konsep smelter yang direncanakan akan di bangun bulan Agustus ini.

Baca Juga :

Settling Pond CLM Baik-baik Saja, Kolam Endapan Bekerja Maksimal

” Terima kasih atas kedatangan Bapak Kapolda dan rombongan. Tentunya konsepnya tetap ramah lingkungan. 50 Prsen kawasan hijau yang ada di wilayah ini, tetap kita jaga,”ungkap Freddy

Artikel Lainnya :  Luwu Timur Sukses Raih 1 Emas dan 1 Perak di Pesparawi Nasional XIII

Menurutnya, yang dimaksud konsep ramah lingkungan adalah dimana nantinya tekhnologi yang akan dijalankan merupakan tekhnologi industri untuk perangkat lunak untuk bahan baku baterai.

Kapolda Sulsel Dukung Pembangunan Smelter di Luwu Timur

” Smeleter ini akan memproses ore lewat tungku, sehingga keluarnya nanti bijih nickel . Jadi sudah menjadi olahan lanjutan dari pada ore yang selama ini kita kapalkan . Nanti nilai ekonomisnya bisa berkali lipat . Namun untuk sampai pada produk akhirnya diperlukan teknologi terapan . Jadi dari bijih nickel yang sudah dimurnikan ini bisa digunakan untuk berbagai produk, salah satunya baterai,” katanya lagi

Soal serapan tenaga kerja, dia menuturkan, nantinya akan ada ribuan tenaga kerja yang dibutuhkan

” Yah, 8000 sampai 10000 tenaga kerja. Bahkan mungkin lebih,” tambahnya (*)

 

 

 

 

Inline Related :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.