Menu

Mode Gelap
Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale 49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir Komitmen Bersama Tingkatkan Ketangguhan Daerah: PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Teken Nota Kesepahaman Mitigasi Bencana Ketahanan Pangan Berkelanjutan Melalui Pemberian Pupuk: Strategi PT Vale Tingkat Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Petani Huko-Huko

LUWU TIMUR

Simpang Siur Hilangnya Bocah Tuna Rungu di Desa Wewangriu

badge-check


					Simpang Siur Hilangnya Bocah Tuna Rungu di Desa Wewangriu Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Fatin, bocah perempuan berumur 7 tahun dari Desa Wewangriu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur hingga kini belum ditahu keberadaannya.

Fatin diduga hanyut di Sungai Malili, Rabu (25/05/2022) sekitar pukul 11.30 Wita. Tim BPBD Luwu Timur, Basarnas, Tim Rescue Vale Indonesia serta warga masih melakukan pencarian dan menyusuri Sungai Malili yang diperkirakan tempat hanyutnya Fatin.

” Kita turunkan belasan personil dari BPBD untuk melakukan pencarian. Hanya saja hingga Pukul 18.00 Wita korban belum ditemukan,” Ujar Maria Claret Nita, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Luwu Timur

Hanya saja tersiar beberapa kabar terkait hilangnya si bocah Fatin yang merupakan anak penderita tuna rungu ini.

Wartawan yang mencoba mencari informasi dari beberapa warga memperolah informasi jika selain Fatin hilang karena hanyut, juga diduga dibawa seseorang dengan kendaraan roda dua.

” Simpang siur beritanya. Ada yang bialng hanyut ada juga yang bilang dibawa seseorang dengan motor. Soalnya memang pada saat kejadian, hanya ada dua rekan korban yang saat itu bersamanya. Memang mereka bermain dipingir sungai ini. Nah, ini yang sulit, karena temannya juga sebaya dengan dia. Agak sulit untuk meminta penjelasan,” ungkap salah seorang warga

Namun demikian, tim pencari hanya terfokus melakukan pencarian korban di Sungai Malili

” Kita juga bingung sebenarnya (dengar informasi). Namun tetap kami lakukan pencarian di sungai malili ini karena dugaan kuat memang korban terjatuh di sungai. Kita sudah menyusurui sepanjang ratusan meter, namun belum ditemukan. Kendalanya, arus sungai khususnya dibagian tengah agak deras,” ujar Madras, salah seorang relawan. (*)

 

 

 

Lainnya

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya

31 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir

30 Desember 2025 - 20:31 WITA

Jaga Komitmen Peningkatan Sektor Pendidikan, PT. CLM Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan TK Cinta Damai

23 Desember 2025 - 22:34 WITA

Groundbreaking Pembangunan MBR dimulai, Abu Ashar : Semoga Dapat Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Luwu Timur

23 Desember 2025 - 17:28 WITA

Trending LUWU TIMUR