Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Setelah 3 Bulan, Petugas Keagamaan di Malili Dapat Insentif

badge-check

Setelah 3 Bulan, Petugas Keagamaan di Malili Dapat Insentif Perbesar

Laporan : Rs / Ikp

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler memantau langsung pelaksanaan pemberian insentif bagi petugas keagamaan seperti imam masjid, guru mengaji, guru sekolah minggu, guru pasraman dan tenaga keagamaan lainnya yang bertugas di wilayah Kecamatan Malili.

Pemberian insentif petugas keagamaan itu dilakukan dihalaman Kantor Camat Malili, Selasa (21/04/2020). Turut menyaksikan Camat Malili, Nur Saifullah, Kabag Kesra, Arsyad dan Kabag Humas dan Protokol, Muhammad Rizki Alamsyah.

Pemberian insentif itu senilai Rp. 1.050.000 yang diterima setiap triwulan. Untuk pembayaran insentif ini peruntukannya untuk bulan Januari, Februari dan Maret. Ia berharap bantuan insentif ini dapat dimanfaatkan mengingat situasi pandemi corona semua serba sulit.

” Untuk petugas keagamaan khususnya umat Islam, tentu sangat bermanfaat dalam menyambut bulan puasa yang tinggal beberapa hari lagi,” jelasnya.

Selain memberikan gaji bagi petugas kegamaaan, Husler juga menyempatkan mengkampanyekan gerakan wajib menggunakan masker bila berada di luar rumah dan mengingatkan agar tetap menjaga jarak selama proses pencairan insentif.

“Gunakan ki selalu masker kalau berada ki diluar rumah. Kalau bisa, tetap dirumah saja jika tidak ada hal yang mendesak. Selesai terima insentifnya langsung pulang ya,” imbau Husler.

Menurutnya, memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat termasuk petugas keagamaan agar untuk mengajak masyarakat melindungi dirinya dari bahaya virus corona dengan tetap menggunakan masker bila berada diluar rumah.

Terkait program wisata religi bagi petugas keagamaan, Husler berharap semuanya bersabar dan berdoa semoga pandemi corona ini segera berakhir dan situasi bisa kembali normal. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM