Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Selamat Jalan Mulyadi Patunru, Tokoh Pramuka Luwu Timur

badge-check

Selamat Jalan Mulyadi Patunru, Tokoh Pramuka Luwu Timur Perbesar

Laporan : Rs / Ikp

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline –  Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Luwu Timur kehilangan salah seorang Tokoh Pramuka yang selama ini menjadi panutan, Mulyadi Patunru (56) meninggal dunia pada Senin, 31 Agustus 2020, karena sakit.

Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler berkesempatan melepas pemberangkatan jenazah dari rumah duka menuju Masjid Agung Malili untuk disholatkan sebelum diberangkatkan untuk dimakamkan di Pemakaman Umum Laopa Opa, Kelurahan Malili, Selasa (01/09/2020).
 
Pemakaman dihadiri ratusan warga, para sahabat dan jajaran pengurus dan anggota Pramuka Kabupaten Luwu Timur.
 
Menurut Bupati, yang juga merupakan Ketua Kwarcab Luwu Timur, Kak Mul, sebutan Muliadi Patunru, merupakan salah satu pengagas berdirinya Kwarcab Luwu Timur pada tahun 2003.
 
Ia mengemukakan, kak Mul selama ini menjadi teladan bagi anggota Pramuka di Kabupaten Luwu Timur, Almarhum dikenal sebagai sosok yang mencintai Pramuka. Kecintaannya terhadap Pramuka bahkan diturunkan kepada anak anaknya.
 
“Ia sangat aktif dalam pembinaan perubahan karakter bagi gerakan Pramuka di Luwu Timur, atas nama negara dan Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah dilakukan dan kita semua yang ditinggalkan dapat melanjutkan pengabdiannya,” ucapnya.
 
“Jabatan terakhir Almarhum diorganisasi Kepramukaan yakni sebagai Sektetaris Kwarcab Luwu Timur,” terang Bupati.
 
Atas dedikasinya di bidang Kepramukaan, Mulyadi Panturu dianugerahi penghargaan Panca Warsa V oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
 
Sebelum meninggal, almarhum dirawat di RS. Awal Bross Makassar sejak Kamis (27/08/2020). “Kepergiannya menorehkan duka mendalam bagi anggota Kwarcab Luwu Timur,” ujar Husler dengan nada sedih.
 
Almarhum yang lahir di Lampia (Malili) 23 Februari 1964 ini meninggalkan istri, Nuheria Arifin dan tiga anak yakni Ayu Rahmadani, Anggun Fitriani dan Yapto Patunru Mulyadi.
 
Pelepasan jenazah juga dihadiri Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, H. Andi Hatta Marakarma dan Ketua DPRD Luwu Timur H. Amran Syam. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM