Menu

Mode Gelap
Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak Pelaku Curanmor di Towuti Merupakan Warga Makassar, Kerja Sebagai Buruh Bangunan Ini 8 Tim Peserta Piala Presiden 2026, 3 Tim dari Luar Negeri Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

LUWU TIMUR

Selain Cari Korban Semeru, Vale Indonesia Juga Berikan Pengobatan

badge-check

Selain Cari Korban Semeru, Vale Indonesia Juga Berikan Pengobatan Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Tim tanggap darurat atau Emergency Response Group (ERG) PT Vale Indonesia Tbk  membuka layanan kesehatan bagi pengungsi bencana guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Tambahrejo, Joglosari, Candipuro yang beroperasi sejak 8 Desember 2021.

“ Berkoordinasi dengan Tim Gabungan ESDM Siaga Bencana, Tim ERG PT Vale hari ini membuka layanan pemeriksaan kesehatan dan memberikan pengobatan kepada warga yang membutuhkan. Tercatat 43 pasien yang mayoritas adalah lansia berusia 60 tahun ke atas telah kami berikan pengobatan dengan diagnosis sebagian besar hipertensi, arthritis, myalgia, dan ISPA,” kata Koordinator Tim ERG PT Vale Indonesia, Koesharjanto.

Selama berada di lokasi bencana, TIM ERG perusahaan nikel yang beroperasi di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan ini terus melakukan pencarian sejak 10 Desember hingga19 Desember akan kembali ke Sorowako.

Baca Juga :

https://timur-online.com/bantu-pencarian-korban-erupsi-semeru-vale-indonesia-kirim-bantuan/

Guguran awan panas Gunung Semeru pada 4 Desember 2021 telah mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia, ribuan orang mengungsi, serta kerusakan pada bangunan rumah dan fasilitas umum.
Sebagai bentuk kepedulian atas bencana alam tersebut, PT Vale Indonesia memberangkatkan Tim Emergency Response Group (ERG) untuk membantu operasi Search and Rescue (SAR) di lokasi bencana Gunung Semeru, Jawa Timur, pada 8 Desember 2021.

Tim beranggotakan 14 orang, terdiri atas kru penyelamatan, dokter, paramedis, dan personel security, bertolak dari Bandar Udara Khusus Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, membawa perlengkapan SAR serta bantuan awal berupa obat-obatan. Pada fase tanggap darurat, operasi pencarian dan penyelamatan korban menjadi fokus kegiatan

PT Vale Indonesia juga membuka posko tanggap darurat bencana di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, yang bekerja sama dengan BASARNAS, Polri, dan tim gabungan di bawah koordinasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Di bawah koordinasi Tim Gabungan ESDM Siaga Bencana, PT Vale Indonesia Tbk berperan aktif dalam mengemban misi kemanusiaan dengan mengirimkan tim tanggap darurat ke sejumlah titik bencana di tanah air.

Terakhir, PT Vale Indonesia hadir membantu korban bencana gempa Mamuju, Sulawesi Barat, pada Januari 2021 silam. Kepedulian PT Vale Indonesia Tbk pada situasi bencana tak hanya berlangsung saat fase tanggap darurat, tetapi hingga rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, seperti yang dilakukan di lokasi gempa dan tsunami Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, pada 2018. (Ril)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Pelaku Curanmor di Towuti Merupakan Warga Makassar, Kerja Sebagai Buruh Bangunan

23 Juli 2026 - 20:49 WITA

Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

23 Juli 2026 - 14:27 WITA

Viral, Pencuri Motor di Towuti Diseret di Jalan Hingga Dapat “Tendangan Maut”

23 Juli 2026 - 13:47 WITA

Proyek HPAL Sambalagi Capai Tonggak Penting dengan Kedatangan Autoclave, Perkuat Masa Depan Hilirisasi Berkelanjutan

23 Juli 2026 - 13:26 WITA

Trending Vale Indonesia