Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Rumah Jurnalis Senior di Puncak Poros Toraja-Palopo Kena Longsor, Belum Ada Perhatian Pemerintah

badge-check

Rumah Jurnalis Senior di Puncak Poros Toraja-Palopo Kena Longsor, Belum Ada Perhatian Pemerintah Perbesar

Laporan : Erlin

Editor     : Rd

 

PALOPO, Timuronline  – Hujan yang terus mengguyur Palopo dan Toraja belakangan ini, membuat bencana longsor terjadi dimana-mana. Seperti longsor yang terjadi di kawasan Puncak, Poros Palopo-Toraja, tepatnya di Warung Tangnga. Awak media ini yang melintas diporos yang menghubungkan dua daerah otonom, Kota Palopo dan Kabupaten Toraja Utara, Sabtu, (18/04/2020) tersebut melihat kerumunan warga.

Mereka sedang bergotong-royong membongkar puing-puing bangunan rumah warga yang hancur akibat longsor yang terjadi baru-baru ini. Bangunan rumah dan warung warga yang lain turut hancur. Beberapa dari pemiliknya telah menyingkir dan pindah sementara ke rumah keluarganya.

Diantara rumah warga, menurut informasi yang didapat,  terdapat rumah seorang jurnalis senior, Tommy Tiranda. Awak media melihat dan menyaksikan kondisi tanah di Warung Tangnga tampak labil dan berpotensi terjadi longsor susulan. Betapa tidak, di bawah jalan poros ditemukan sebuah lobang. Di dalamnya tampak berongga dan dipenuhi air.

Kondisi ini diduga yang mendorong pergerakan tanah dari ketinggian ke bawah hingga terjadi longsor. Warga yang ditemui di lokasi, Pong Annes, meminta Pemkot Palopo untuk segera turun tangan melalui kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Tommy Tiranda yang dihubungi via telepon genggam mengatakan, telah mengetahui kejadian longsor tersebut.

” Iya saya sudah tahu setelah mendapat info. Itu rumahnya orang tua saya karena kebetulan di lokasi puncak ada kebun cengkeh. Jadi kalau tiba panen keluarga datang. Rumah itu ditunggui keluarga,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada perhatian khusus dari pemerintah. Pihak BPBD sudah meninjau tapi sampai saat ini blm ada langkah serius dari pemerintah kota palaopo. (Red)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM