Menu

Mode Gelap
Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Inggris Dengan Skor 1-2 Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh Spanyol Berhasil Melaju ke Babak Final, Kalahkan Prancis 2-0 Fakta Jelang Laga Semifinal Prancis vs Spanyol, Siapa Yang Layak Masuk Final ?

LUWU TIMUR

RSUD I La Galigo Gelar Pelatihan Kegawatdaruratan

badge-check

RSUD I La Galigo Gelar Pelatihan Kegawatdaruratan Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I La Galigo Wotu melalui Bidang Penelitian dan Pengembangan SDM menggelar Pelatihan Kegawatdaruratan Ibu dan Anak bagi Dokter, Bidan dan Perawat FKTP, Senin (11/09/2023).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula RSUD I La Galigo ini bertujuan untuk menurunkan angka kematian maternal dan neonatal melalui peningkatan kapasitas tenaga Kesehatan dalam penanganan Obsetri Neonatal Emergency Dasar (PONED).

Pelatihan ini dibagi dalam 3 gelombang, dimana Gel. ke I (11-13 September 2023) dengan peserta : PKM Burau, PKM Lampia, PKM Wasupondadan PKM Bantilang, Gel. ke II (18-20 September 2023) dengan peserta : PKM Wotu, PKM Kalaena, PKM Wawondula dan PKM Nuha dan Gelombang ke III (21-23 September 2023) dengan peserta : PKM Mangkutana, PKM Angkona, PKM Tomoni Timur dan PKM Mahalona bertempat di RSUD I Lagaligo. Narasumber merupakan para stakeholder yang ahli dalam bidangnya, baik Maternal (dr. Spesialis Obgyn), Neonatal (dr. Spesialis Anak) dan Pencegahan Infeksi (Pokja PPI) .

Jumlah peserta sebanyak 39 orang yang berasal dari RS dan 12 Puskesmas yang ada di Kabupaten Luwu Timur.

Materi yang disajikan oleh Narasumber berbasis evidence based dan mengacu pada keilmuan terbaru sehingga berpengaruh dalam memberikan pelayanan kesehatan saat ini.

Selain materi yang disampaikan dengan metode kuliah, narasumber juga memberikan workshop sehingga peserta dapat mempraktikkan langsung materi yang telah didapat. Di dalam pelatihan tersebut peserta mendapatkan fasilitas berupa modul pembelajaran dan modul panduan OJT. Setelah 1 hari peserta berada di kelas pelatihan, pada hari ke 2 dan 3, peserta melakukan On The Job Training dengan menganalisa/supervisi kebutuhan Rumah Sakit terkait dengan pelayanan Kesehatan Ibu, bayi baru lahir dan anak. (Ms)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan

16 Juli 2026 - 13:13 WITA

Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Deri F Rachman

Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN

15 Juli 2026 - 23:59 WITA

Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh

15 Juli 2026 - 16:43 WITA

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Trending KRIMINAL