Menu

Mode Gelap
Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian

LUWU TIMUR

Rebuild Furnace 4, Vale Butuh 1700 Tenaga Kerja

badge-check


					Rebuild Furnace 4, Vale Butuh 1700 Tenaga Kerja Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – PT Vale Indonesia Tbk akan melakukan rebuild furnace 4 pada pertengahan Desember 2021 atau tepatnya pada 14 Desember mendatang.

Hal ini dilakukan dalam rangka perawatan skala besar dalam mendukung rencana produksi perseroan mencapai 90 kilo ton per tahun pada tahun 2023.

Senior Project Manager PT Vale Indonesia, Wafir mengatakan, Rebuild Furnace 4 sejalan dengan strategi perusahaan dalam keberlanjutan operasi dan integritas fasilitas produksi nikel.

“ Perawatan skala besar ini sejalan dengan target perseroan untuk meningkatkan produksi pada 2023 sebesar 90 kilo ton per tahun. Proses pengerjaan Rebuild Furnace 4 ditarget selesai dalam lima bulan,” katanya.

Baca Juga :

https://timur-online.com/vale-dprd-sulteng-workshop-raperda-tjsl/

Dia menjelaskan, Rebuild Furnace 4 terbagi dalam enam fase yakni Detail Engineering Design (Oktober 2019-Juli), Procurement (Mei 2020- Desember 2021), aktivitas pre- shutdown (Februari-November 2021), aktivitas shutdown (Desember 2021-Mei 2022), heating up dan ramp up (Juni-Agustus 2022) dan project hand over (September 2022).

Menurutnya, dengan adanya aktivitas ini, maka akan dapat dilihat nantinya improvement di beberapa area dibandingkan dengan furnace yang ada saat ini. Sedangkan aspek safety project ini memerlukan perhatian khusus terdapat di fase pre-assembly, konstruksi, commissioning dan heating up/ramp up.

Dia melanjutkan, jika pelaksanaan project juga mengikuti prokes COVID-19. Langkah-langkah yang dilakukan di antaranya dengan pengaturan jam kerja maksimal per minggu dengan kontrol terhadap jam istirahat bagi pekerja, monitoring harian kondisi fisik dan psikologis pekerja, pekerja wajib telah mendapatkan vaksin dua kali.

“ Selain itu, project akan mendata dan screening karyawan yang belum vaksin dan mengkoordinirnya. Secara berkala akan dilakukan monitoring kondisi paparan COVID-19 ke semua karyawan,” ungkap Wafir.

Rebuild Furnace Dukung Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Rebuild Furnace 4 tidak saja berdampak pada operasional produksi PT Vale Indonesia Tbk yang tahun ini dikisaran 64.000 ton. Tapi juga dalam sisi mendukung peningkatan ekonomi masyarakat, karena proses Rebuild Furnace 4 membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

“ Kami melibatkan sebanyak 1.700 tenaga kerja baik dari lokal, nasional maupun internasional. Tentu ini juga menjadi bagian tujuan perusahaan dimana Vale hadir untuk meningkatkan kualitas hidup dan membangun masa depan yang lebih baik,” ungkap CEO PT Vale Indonesia Tbk, Febriany Eddy.

Febriany Eddy memaparkan,jika pihaknya percaya penambangan penting untuk perkembangan dunia.

“Kita hanya dapat berkontribusi untuk masyarakat jika kita menghasilkan kesejahteraan bagi semua, serta menjaga kelestarian bumi,” Pungkasnya. (Red)

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Berbagi Keberkahan Idul Adha, PT Vale Donasi Hewan Kurban ke Wilayah Pemberdayaan

26 Mei 2026 - 13:29 WITA

Trending Vale Indonesia