Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Puncak Hari OTDA Dilaksanakan Secara Virtual

badge-check

Puncak Hari OTDA Dilaksanakan Secara Virtual Perbesar

Laporan : Rs

Editor : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, H. Bahri Suli mengikuti puncak peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) XXV Tahun 2021 yang berlangsung secara virtual di Aula Dinas Kominfo Kabupaten Luwu Timur. Peringatan Hari OTDA XXV ini digelar Kementerian Dalam Negeri yang resmi dibuka Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, Senin (26/04/2021).

Puncak peringatan Hari OTDA itu mengangkat tema “bangun semangat kerja dan tingkatkan gotong royong di masa pandemi Covid-19, untuk masyarakat sehat, ekonomi daerah bangkit dan Indonesia Maju”. Selain Sekda, peringatan ini juga dihadiri Forkopimda Kabupaten Luwu Timur.

Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan Pilkada serentak yang berjalan aman, lancar dan kondusif serta tetap konsisten melaksanakan protokol kesehatan. Bahkan, kata Ma’ruf Amin, tingkat partisipasi pemilih secara nasional rata-rata mencapai 76 persen.

Lanjut Ma’ruf, kerangka berpikir kepala daerah dalam menjalankan Pemerintahan daerah harus berbasis inovasi, dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di daerah tersebut.

“Perlunya mengubah paradigma Pemerintahan dan pembangunan, yang semula beriorientasi pada birokrasi yang bussiness as usual menjadi berbasis inovasi,” kata Wapres Ma’ruf Amin.

Lanjut Ma’ruf Amin, perbaikan pola pikir dalam penyelenggaraan Pemerintahan daerah harus menuju ke arah yang adaptif, inovatif, kolaboratif dan kreatif serta harus dilakukan secara sinergis antara Pemda dengan DPRD dan juga pusat.

“Perlunya harmonisasi melalui sinkronisasi perencanaan, penganggaran, pelaporan dan pengendalian urusan Pemerintahan konkuren, yang berpedoman pada NSPK (norma, standar, prosedur dan kriteria) serta SPM (standar pelayanan minimal) yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Dengan demikian, kata Ma’ruf, manfaat kualitas dan kuantitas pelayanan publik dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah. (hms/ikp/kominfo)

 
 
 
 

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM