Menu

Mode Gelap
Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Inggris Dengan Skor 1-2 Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh Spanyol Berhasil Melaju ke Babak Final, Kalahkan Prancis 2-0 Fakta Jelang Laga Semifinal Prancis vs Spanyol, Siapa Yang Layak Masuk Final ?

LUWU TIMUR

Pujian Bupati Morowali ke Vale : Sudah Banyak Kontribusi ke Pemda

badge-check

Pujian Bupati Morowali ke Vale : Sudah Banyak Kontribusi ke Pemda Perbesar

MOROWALI,Timuronline –  PT Vale Indonesia bersinergi Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Morowali menggelar Pelatihan Hygiene Sanitasi Penjamah Makanan Tingkat Kabupaten Morowali Tahun 2022, di Losmen Amanah, Desa Ipi, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Senin (7/2/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Morowali, Taslim, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Ashar Ma’aruf, serta Manager External Relations PT Vale Indonesia Blok Bahodopi, Asriani Amiruddin.

Kegiatan ini dilaksanakan mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko Sektor Kesehatan.
Bupati Morowali Taslim menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi pada PT Vale Indonesia Tbk yang telah banyak memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah dalam mewujudkan visi Morowali sejahtera bersama.

Baca Juga : Vale Beri Motivasi Siswa SMK Tentang “No Safety No Production”

“ Terima kasih dan apresiasi pada PT Vale yang sudah banyak memberikan kontribusinya bagi masyarakat Morowali. Tentunya, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan penjamah makanan terkait aturan dalam menyajikan makanan kepada para konsumen,”katanya.

Menurutnya, pelatihan ini sangat penting dilaksanakan, karena merupakan prioritas pemerintah sebab merupakan salah satu upaya untuk mengurangi angka kesakitan, guna mewujudkan masyarakat Morowali sejahtera.

” Sarana tempat pengelolaan makanan yang menyediakan makanan dan minuman secara masal bagi masyarakat perlu dilakukan pengawasan terhadap Hygiene Sanitasi Makanan. Untuk memenuhi persyaratan Higine Sanitasi Makanan, diperlukan adanya pelatihan,” ujarnya menambahkan.

Taslim menegaskan, peserta pelatihan mampu mengikuti kegiatan dengan serius dan seksama, sehingga diharapkan dengan adanya pelatihan ini semakin memberikan pemahaman kepada penjamah makanan agar memenuhi syarat-syarat yang telah diberlakukan dalam menjalankan usaha jajanan makanan di Kabupaten Morowali.

” Ini harapan kita agar penjual makanan yang ada bisa mengikuti aturan sesuai dengan standar kesehatan dan persyaratan higiene sanitasi yang telah diatur pemerintah. Pelatihan ini juga menjadi salah satu syarat administrasi yang harus dipenuhi untuk memperoleh laik higiene sanitasi. Untuk itu saya tegaskan, sertifikat tidak menjamin makanan bersih, namun keseriusan kalianlah dalam mengikuti pelatihan ini sangat ditentukan sehat tidaknya makanan, apalagi para penjual makanan ini semakin bertambah. Tentu saja perlu adanya pemahaman sehingga menghindarkan risiko kesehatan kepada para konsumen,” ungkapnya.

Vale Akan Terus Bersinergi Dengan Pemkab Morowali

Dikesempatan yang sama, Manager External Relations PT Vale Indonesia Blok Bahodopi, Asriani Amiruddin menjelaskan, jika pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah Kabupaten Morowali, memberikan edukasi dan manfaat sebesar-besarnya melalui program-program yang dicanangkan oleh PT Vale, bagi Kabupaten Morowali khusunya masyarakat, guna mendukung visi morowali sejahtera bersama.

“ Ini bagian Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale di sektor kesehatan, semangat yang ingin kita munculkan bahwa kedepan lewat kegiatan edukasi seperti ini, dapat memberikan peningkatan taraf kesehatan masyarakat, pelaku usaha seperti warung makan dapat teredukasi meningkatkan kualitas layanan untuk lebih higienis, pemangku kebijakan pun yang ikut kegiatanakan teredukasi, karena dengan pengetahuan yang mereka miliki akan mampu memberikan informasi kembali ke masyarakat,” jelasnya.

“ Ini bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale bidang kesehatan, melalui kegiatan ini kami berharap dapat mengedukasi para penjamah makanan di kabupaten morowali terkhusus area pemberdayaan kami, kecamatan bungku timur dan bahodopi, diharapkan dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, para pelaku usaha seperti warung makan dapat teredukasi untuk meningkatkan kualitas sajian dan layanannya lebih higienis, pemangku kebijakan pun yang ikut kegiatan teredukasi, karena dengan pengetahuan yang mereka miliki akan mampi memberikan informasi dan edukasi kembali ke masyarakat,” jelasnya (*)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan

16 Juli 2026 - 13:13 WITA

Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Deri F Rachman

Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN

15 Juli 2026 - 23:59 WITA

Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh

15 Juli 2026 - 16:43 WITA

Melestarikan Tradisi, Menciptakan Peluang: PT Vale Promosi Produk UMKM Binaan di Perayaan HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas

11 Juli 2026 - 20:54 WITA

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas

9 Juli 2026 - 21:58 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Trending LUWU TIMUR