Menu

Mode Gelap
Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak Pelaku Curanmor di Towuti Merupakan Warga Makassar, Kerja Sebagai Buruh Bangunan Ini 8 Tim Peserta Piala Presiden 2026, 3 Tim dari Luar Negeri Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

Vale Indonesia

PT. Vale dan Pemkab Lutim Gelar Table Top Exercise RTD Bendungan Larona

badge-check

PT. Vale dan Pemkab Lutim Gelar Table Top Exercise RTD Bendungan Larona Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline –  PT. Vale Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar kegiatan Table Top Exercise Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendungan Seri Sungai Larona yang dilaksanakan di Aula Hotel I Lagaligo, Selasa (27/05/2025).

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Aini Endis Anrika dalam sambutannya menuturkan apresiasinya kepada pihak PT. Vale Indonesia Tbk. dalam merencanakan simulasi RTD ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada manajemen PT. Vale Indonesia Tbk, atas pelaksanaan kegiatan ini,” tutur Endis.

Lebih lanjut, Endis mengungkapkan tujuan dari kegiatan ini guna melakukan simulasi RTD agar jika terjadinya bencana yang tidak diinginkan dapat tertangani sejak dini dan mengurangi korban jiwa kedepannya.

“Kegagalan bendungan dapat terjadi kapan saja. Olehnya itu, kegiatan simulasi rencana tindak darurat ini menjadi panduan kita bersama yang harus dilaksanakan terhadap bahaya akibat adanya potensi keruntuhan bendungan nantinya,” ungkap Endis.

Beliau mengimbau agar para link sektor dapat menyimak dengan baik penyampaian materi dari narasumber.

“Saya menghimbau kepada saudara–saudara sekalian agar mengikuti acara ini dengan sungguh–sungguh hingga selesai agar dapat menambah bekal pengetahuan tentang cara simulasi yang nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 18 Juni 2025 mendatang,” pungkasnya.

Sementara itu, Perwakilan Management PT. Vale, Anom Prasetyo mengapresiasi Pemda Lutim yang mendukung kegiatan ini.

“Kami dari pihak PT.Vale berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang merespon baik kegiatan yang perlu kita lakukan dalam mengantisipasi bencana yang akan terjadi,” ujar Anom Prasetyo.

Nano juga menerangkan bahwa, hal ini penting dilakukan walaupun bendungan tersebut rutin di evaluasi keamanannya.

“PT. Vale selalu menjaga keamanan dari bendungan ini, tetapi sebagai bentuk tanggungjawab kita bersama juga untuk secara bertahap menyampaikan kepada segenap masyarakat Luwu Timur khususnya masyarakat Kecamatan Malili, yang akan menerima dampak secara langsung bilamana bendungan seri sungai larona mengalami kegagalan,” ucap Anom Prasetyo. (*)

 

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Pelaku Curanmor di Towuti Merupakan Warga Makassar, Kerja Sebagai Buruh Bangunan

23 Juli 2026 - 20:49 WITA

Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

23 Juli 2026 - 14:27 WITA

Viral, Pencuri Motor di Towuti Diseret di Jalan Hingga Dapat “Tendangan Maut”

23 Juli 2026 - 13:47 WITA

Proyek HPAL Sambalagi Capai Tonggak Penting dengan Kedatangan Autoclave, Perkuat Masa Depan Hilirisasi Berkelanjutan

23 Juli 2026 - 13:26 WITA

Trending Vale Indonesia