Menu

Mode Gelap
Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Inggris Dengan Skor 1-2 Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh Spanyol Berhasil Melaju ke Babak Final, Kalahkan Prancis 2-0 Fakta Jelang Laga Semifinal Prancis vs Spanyol, Siapa Yang Layak Masuk Final ?

LUWU TIMUR

Program Lima Kali Panen Dalam Dua Tahun di Lutim, Mampukah ?

badge-check

Program Lima Kali Panen Dalam Dua Tahun di Lutim, Mampukah ? Perbesar

Laporan : Rd / Ikp

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Untuk meningkatkan produksi pertanian terutama komoditas padi, tahun ini Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian merancang program panen 5 (lima) kali dalam dua tahun. Untuk itulah Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler meminta petani mendukung rencana program tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Bupati saat melakukan pertemuan dengan para Kelompok Tani penerima program bantuan jalan usaha tani yang berlangsung di Balai Pertemuan Penyuluh (BPP) Kecamatan Tomoni Timur di Desa Cendana Hitam, Selasa (09/06/2020).

Menurut Bupati, selama ini panen yang dilakukan petani hanya 4 (empat) kali dalam dua tahun padahal dengan potensi lahan yang tersedia seharusnya panen bisa mencapai 5 kali dalam dua tahun. Namun untuk mencapai panen itu tentu harus didukung sarana dan prasarana pertanian yang memadai.

” Saya harapkan petani bisa mendukung program ini. Tentu dengan dahului perbaikan sarana dan prasarana seperti saluran irigasinya, alsintan, bibit hingga pupuknya sehingga program ini bisa optimal,” tambahnya.

Lanjut Husler, sektor pertanian memang sangat diandalkan sebagai sektor primer yang menjadi harapan masa depan pembangunan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan ditambah lagi dukungan sektor pariwisata.

Dalam sekali panen, kata Husler, jumlah uang yang beredar ditingkat petani mencapai Rp. 1,3 triliun. Bayangkan jumlah uang yang beredar dikalangan petani jika bisa mencapai 5 kali panen dalam dua tahun. Tentu ini mempercepat kesejahteraan petani.

“Memang diakui sektor tambang cukup menunjang saat ini, namun sektor ini cepat atau lambat tentu akan habis. Makanya kita harus mengoptimalkan sektor yang berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam pertemuan itu, Husler didampingi Plt. Kadis Pertanian, Amrullah menyerahkan bantuan padat karya berupa jalan usaha tani kepada enam kelompok tani masing-masing Kelompok Tani Sari Nadi dan Catur Laba 1 di Kecamatan Wotu.

Kemudian kelompok tani Seri Nadi 3, Sri Rejeki dan Kusuma Sari 1 di Kecamatan Tomoni Timur serta satu kelompok tani di Kecamatan Kalaena yakni Sumber Tani 2. Bantuan itu bersumber dari APBN dengan total bantuan senilai kurang lebih Rp. 1 Miliar sesuai proposal dari kelompok tani. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan

16 Juli 2026 - 13:13 WITA

Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Deri F Rachman

Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN

15 Juli 2026 - 23:59 WITA

Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh

15 Juli 2026 - 16:43 WITA

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Trending KRIMINAL