PKK Luwu Timur Gelar Workshop Guna Meningkatkan Pendapatan Keluarga

oleh -6 views

Laporan : Rs

Editor     : Rd

LUWU TIMUR, TimurOnline – Untuk meningkatkan perekonomian keluarga, Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Luwu Timur menggelar Workshop Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), yang bertempat di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur, Selasa (29/09/2020).

Kader PKK Kabupaten Luwu Timur mulai dari tingkat kecamatan hingga desa/kelurahan ikut terlibat dalam kegiatan Workshop tersebut. Workshop ini juga dihadiri Sekertaris TP.PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Zulfitriany D. Mustaka dan Narasumber, Dra. Kasmawati Andi Paturusi MM, Zulfitriany D. Mustaka , Wahid Sangka So.

Ketua panitia, Masnani Andi Umar melaporkan, kegiatan ini berguna untuk mengangkat potensi daerah guna menghasilkan produk dan meningkatkan perekonomian rumah tangga.

” Kita dapat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam tanaman yang nantinya dikelola menghasilkan produk. Sehingga produk tersebut memiliki nilai jual guna meningkatkan perekonomian keluarga,” tutur Masnani.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur, Nasrah saat membuka kegiatan tersebut. Menurutnya, tujuan utama dari workshop ini agar para kader PKK punya pemahaman dalam upaya mendukung ketahanan perekonomian mulai dari tingkat bawah hingga ke atas.

Meningkatkan kesejahteraan keluarga dapat dilakukan dengan strategi alternatif melalui peningkatan pendapatan keluarga. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan sumber daya manusia yakni kader PKK yang mumpuni.

” Peran ibu rumah tangga kini cukup strategis. Jadi bukan hanya bertugas mengelola keuangan yang ada tetapi juga berupaya menambah pemasukan bagi keluarga sehingga meningkatkan perekonomian,” ujar Nasrah, yang juga istri Jayadi Nas, Pjs Bupati Luwu Timur.

Nasrah menambahkan, pertemuan kali ini tetap mengutamakan protokol kesehatan. Olehnya itu, ia juga mengajak seluruh Pengurus PKK Kabupaten Luwu Timur hingga ketingkat kader untuk menjadi garda terdepan dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19. (Red)

BACA JUGA :  Inovasi Pelayanan Publik Itu Harus Cepat dan Terjangkau Ujar Jayadi Nas