Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Physical Distancing Tak Terelakkan, Demo Omnisbus Law di Lutim Jadi Cluster Covid ?

badge-check

Physical Distancing Tak Terelakkan, Demo Omnisbus Law di Lutim Jadi Cluster Covid ? Perbesar

Laporan : Rs

Editor    : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Ratusan buruh dari berbagai serikat dan mahasiswa dari beberapa universitas, Senin (12/10/2020) melakukan aksi unjuk rasa atau demo di depan Kantor DPRD Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Massa yang sedari pukul 10.00 Wita sudah memadati gerbang kantor DPRD Lutim, berkumpul dan menyuarakan aspirasi mereka menolak Omnisbus Law atau Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) dari beberapa orator baik dari perwakilan buruh maupun dari mahasiswa.

Tak pelak, jarak antara pengunjuk rasa yang satu dengan yang lainnya tak terelakkan lagi. Bahkan dari pantauan media ini, sentuhan fisik pun tak terhindarkan. Bukan hanya itu, terlihat beberapa pengunjuk rasa tak memakai masker.

Hal ini tentu bertolak belakang dengan himbauan pemerintah dan pihak kepolisian terkait protokol kesehatan yang isinya antara lain selalu menjaga jarak (Physical Distancing) serta tetap memakai masker dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Indonesia khususnya di Kabupaten Luwu Timur.

” Yah, harap dimaklumi saja. Kalau sudah aksi yang melibatkan orang banyak seperti ini, susah lagi kita mengikuti protokol kesehatan,” Ujar salah seorang pengunjuk rasa yang tidak ingin namanya diketahui.

Dengan kondisi tersebut, apakah nantinya aksi unjuk rasa ini tak menjadi cluster baru dari penyebaran covid-19 ? Semoga tidak. (Red)

 

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM