Menu

Mode Gelap
Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak Pelaku Curanmor di Towuti Merupakan Warga Makassar, Kerja Sebagai Buruh Bangunan Ini 8 Tim Peserta Piala Presiden 2026, 3 Tim dari Luar Negeri Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

Vale Indonesia

Perkuat Kepemimpinan ESG di PT Vale Indonesia melalui Kunjungan Strategis Deputi KLH untuk Tata Lingkungan dan SDA Berkelanjutan

badge-check

Perkuat Kepemimpinan ESG di PT Vale Indonesia melalui Kunjungan Strategis Deputi KLH untuk Tata Lingkungan dan SDA Berkelanjutan Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Sebagai produsen nikel yang memainkan peran penting dalam rantai pasok mineral kritis dunia untuk transisi menuju energi bersih, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bagian dari MIND ID, menempatkan keberlanjutan sebagai inti dari strategi bisnis jangka panjangnya. Komitmen ini kembali ditegaskan melalui kunjungan strategis Sigit Reliantoro, Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, yang datang secara langsung ke wilayah operasi PT Vale di Sorowako.

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi PT Vale karena menandai perhatian dan pengawasan tingkat tinggi pemerintah terhadap bagaimana perusahaan besar seperti PT Vale menerjemahkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam praktik nyata di lapangan. Sebagai pejabat tinggi yang bertanggung jawab atas tata lingkungan nasional, Sigit Reliantoro membawa mandat besar untuk memastikan pengelolaan sumber daya alam Indonesia berjalan selaras dengan perlindungan keanekaragaman hayati, penurunan emisi, dan tata kelola berkelanjutan. Kehadirannya di Sorowako menunjukkan bahwa pemerintah memandang PT Vale sebagai mitra strategis dalam mendorong tata kelola pertambangan yang berstandar global.

Selama kunjungan, rombongan Deputi Sigit menyaksikan secara langsung implementasi reklamasi progresif PT Vale, termasuk area yang berdekatan dengan Danau Matano, salah satu danau terdalam dan terjernih di dunia. Kondisi lingkungan yang terjaga dengan baik di sekitar danau menjadi bukti bahwa kegiatan pertambangan dan perlindungan ekosistem dapat berjalan berdampingan ketika dilandasi komitmen, disiplin, dan kontrol operasional yang ketat. Deputi Sigit menegaskan bahwa praktik reklamasi PT Vale merupakan contoh “best practice” yang dapat menjadi rujukan nasional dalam pengelolaan tambang berkelanjutan.

Selain aspek lingkungan, rombongan KLH juga meninjau program pengembangan ekonomi masyarakat yang menjadi bagian dari komitmen “post-mine economy” PT Vale. Salah satu contohnya adalah kebun nanas Ponda’ta di Desa Tabarano, yang berhasil mengubah lahan kritis dan rawan kebakaran menjadi kawasan produktif yang mendorong kemandirian ekonomi warga.

Deputi Sigit menekankan bahwa inti ESG dalam pertambangan adalah memastikan masyarakat tetap memiliki mata pencaharian dan kehidupan yang lebih baik setelah periode tambang berakhir. Program semacam ini memperlihatkan bahwa strategi keberlanjutan PT Vale bukan hanya soal memulihkan alam, tetapi juga memastikan kesejahteraan komunitas jangka panjang.

“Melalui kunjungan kami ini, PT Vale sudah menunjukkan ke kami cara penambangan dengan reklamasi yang progresif. Lokasi yang dekat dengan Danau Matano menunjukkan kondisi danau yang terjaga, menjadi bukti pengelolaan tambang yang baik. Ini adalah contoh best practice penambangan. “ESG untuk pertambangan adalah menyiapkan ekonomi pasca tambang sehingga kehidupan masyarakat sekitar tetap bertahan dengan ekonomi dan kesejahteraan yang lebih baik setelah tambang selesai,” pungkas Sigit usai berkeliling di Kebun Nanas di Desa Tabarano, Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur.

Kunjungan ini memperkuat pencapaian terbaru PT Vale dalam keberlanjutan, salah satunya peningkatan signifikan skor risiko ESG menurut Sustainalytics, dari 29,8 menjadi 23,7 hanya dalam waktu kurang dari satu tahun. Penurunan –5,7 poin ini menempatkan PT Vale sebagai salah satu dari sekitar lima belas perusahaan pertambangan logam terdiversifikasi dengan risiko ESG terendah di dunia. Bagi pelaku industri global, kemajuan ini menegaskan bahwa PT Vale tidak hanya memenuhi harapan pasar, tetapi juga menaikkan standar operasional ESG di sektor nikel internasional.

Direktur Utama dan CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, menyatakan bahwa kunjungan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga mekanisme penting dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas perusahaan. Ia menegaskan bahwa komitmen ESG PT Vale tidak pernah dimaksudkan sebagai kampanye, tetapi sebagai cara bekerja yang ditopang kolaborasi erat dengan regulator, pemerintah daerah, dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan keberlanjutan hanya dapat dicapai bila seluruh pemangku kepentingan berjalan seiring dalam visi yang sama.

Sebagai bagian dari tindak lanjut kunjungan, PT Vale akan menyusun laporan resmi berisi temuan, rekomendasi, serta langkah implementasi yang akan diterapkan dalam beberapa bulan mendatang. PT Vale juga akan memperluas inisiatif pengembangan masyarakat dan reklamasi sebagai bagian dari visi jangka panjang “Reklamasi dan Kemandirian 2030”, sebuah inisiatif yang akan diperkenalkan kepada publik dan mitra internasional untuk memperlihatkan bagaimana Indonesia dapat memimpin standar pertambangan berkelanjutan di dunia.

Kunjungan Deputi KLH ini menegaskan bahwa PT Vale berada pada jalur yang tepat dalam memadukan operasi kelas dunia dengan perlindungan lingkungan dan pemberdayaan sosial. Dengan komitmen yang konsisten, peningkatan kinerja ESG yang terukur, serta hubungan yang kuat dengan regulator, perusahaan siap melangkah lebih jauh dalam menjadi salah satu produsen nikel paling berkelanjutan di dunia. (*)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

23 Juli 2026 - 14:27 WITA

Proyek HPAL Sambalagi Capai Tonggak Penting dengan Kedatangan Autoclave, Perkuat Masa Depan Hilirisasi Berkelanjutan

23 Juli 2026 - 13:26 WITA

Terapkan Pelabuhan Ramah Lingkungan dan Berbasis Digital di Balantang, PT Vale Raih Penghargaan Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026

17 Juli 2026 - 13:11 WITA

Melestarikan Tradisi, Menciptakan Peluang: PT Vale Promosi Produk UMKM Binaan di Perayaan HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas

11 Juli 2026 - 20:54 WITA

Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas

9 Juli 2026 - 21:58 WITA

Vale Indonesia – Siswa SMKN 9 Kolaka Tanam Pohon Peringati HLH

25 Juni 2026 - 14:59 WITA

Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat berat, Bukti Vale Komitmen Penguatan Daya Saing Warga Lokal

24 Juni 2026 - 16:17 WITA

Trending Vale Indonesia