Menu

Mode Gelap
Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Petani Binaan PT Vale Panen Jagung Pakan di Tondowolio Solidaritas untuk Sumatra: PT Vale Indonesia dan Pemkab Luwu Timur Hadir, Bergerak, dan Menguatkan Masyarakat Terdampak Bencana Direktur MIND ID Apresiasi Pengelolaan Proyek Hilirisasi PT Vale di Pomalaa, Progres HPAL Terus Menguat Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale

KABAR PEMDA

Penyusunan RKPD dan RENJA 2026: Staf Ahli Pembangunan Tekankan Penyamaan Persepsi

badge-check


					Penyusunan RKPD dan RENJA 2026: Staf Ahli Pembangunan Tekankan Penyamaan Persepsi Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) menggelar Rapat Orientasi Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan RENJA Perangkat Daerah Tahun 2026 di Aula Bapelitbangda Lutim, Senin (13/01/2025).

Rapat ini dibuka oleh Staf Ahli Pembangunan, Rapiuddin Tahir, didampingi Kepala Bapelitbangda, Dohri Ashari, serta dihadiri oleh para Asisten, Staf Ahli, sejumlah Kepala OPD, Camat dan para Kasubag Perencana/Program masing-masing OPD.

Dalam sambutannya, Rapiuddin Tahir menekankan adanya tantangan dalam penyusunan RKPD Tahun 2026, yang merupakan masa transisi antara RPJMD Periode 2021-2026 menuju Periode 2025-2029.

“Perlu diketahui bahwa RKPD Tahun 2026 memiliki tantangan tersendiri, karena merupakan bagian dari RKPD masa transisi. Selain itu, terjadi percepatan akibat dampak Pilkada Serentak 2024. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memperhatikan program-program kegiatan dari Bupati terpilih,” ujar Rapiuddin.

Ia berharap, melalui rapat ini dapat tercapai penyamaan persepsi yang akan menjadi dasar dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah yang terintegrasi.

“Saya berharap rapat ini dapat menghasilkan penyamaan persepsi dan pemahaman terhadap berbagai peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan nasional dan daerah. Selain itu, perlu ada keterkaitan dengan dokumen perencanaan lainnya, teknis penyusunan dokumen, serta kemampuan menganalisis dan menginterpretasikan data dan informasi yang diperlukan dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah,” jelasnya.

Sementara Kepala Bapelitbangda Lutim, Dohri Ashari menambahkan, program prioritas di setiap OPD harus segera dikomunikasikan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar proses perencanaan dapat berjalan efektif.

“Pada kondisi normal, penyusunan RKPD dan RENJA diawali dari pokok-pokok penyusunan dan diikuti dengan perubahan. Namun, tahun ini justru sebaliknya, sehingga menjadi tantangan besar bagi para Kepala OPD untuk lebih cepat merencanakan dan memprioritaskan program-program strategis,” jelas Dohri. (kominfo-sp)

Lainnya

Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako

12 Januari 2026 - 12:05 WITA

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya

31 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir

30 Desember 2025 - 20:31 WITA

Jaga Komitmen Peningkatan Sektor Pendidikan, PT. CLM Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan TK Cinta Damai

23 Desember 2025 - 22:34 WITA

Trending CLM