Menu

Mode Gelap
Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Inggris Dengan Skor 1-2 Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh Spanyol Berhasil Melaju ke Babak Final, Kalahkan Prancis 2-0 Fakta Jelang Laga Semifinal Prancis vs Spanyol, Siapa Yang Layak Masuk Final ?

KABAR PEMDA

Penyusunan RKPD dan RENJA 2026: Staf Ahli Pembangunan Tekankan Penyamaan Persepsi

badge-check

Penyusunan RKPD dan RENJA 2026: Staf Ahli Pembangunan Tekankan Penyamaan Persepsi Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) menggelar Rapat Orientasi Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan RENJA Perangkat Daerah Tahun 2026 di Aula Bapelitbangda Lutim, Senin (13/01/2025).

Rapat ini dibuka oleh Staf Ahli Pembangunan, Rapiuddin Tahir, didampingi Kepala Bapelitbangda, Dohri Ashari, serta dihadiri oleh para Asisten, Staf Ahli, sejumlah Kepala OPD, Camat dan para Kasubag Perencana/Program masing-masing OPD.

Dalam sambutannya, Rapiuddin Tahir menekankan adanya tantangan dalam penyusunan RKPD Tahun 2026, yang merupakan masa transisi antara RPJMD Periode 2021-2026 menuju Periode 2025-2029.

“Perlu diketahui bahwa RKPD Tahun 2026 memiliki tantangan tersendiri, karena merupakan bagian dari RKPD masa transisi. Selain itu, terjadi percepatan akibat dampak Pilkada Serentak 2024. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memperhatikan program-program kegiatan dari Bupati terpilih,” ujar Rapiuddin.

Ia berharap, melalui rapat ini dapat tercapai penyamaan persepsi yang akan menjadi dasar dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah yang terintegrasi.

“Saya berharap rapat ini dapat menghasilkan penyamaan persepsi dan pemahaman terhadap berbagai peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan nasional dan daerah. Selain itu, perlu ada keterkaitan dengan dokumen perencanaan lainnya, teknis penyusunan dokumen, serta kemampuan menganalisis dan menginterpretasikan data dan informasi yang diperlukan dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah,” jelasnya.

Sementara Kepala Bapelitbangda Lutim, Dohri Ashari menambahkan, program prioritas di setiap OPD harus segera dikomunikasikan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar proses perencanaan dapat berjalan efektif.

“Pada kondisi normal, penyusunan RKPD dan RENJA diawali dari pokok-pokok penyusunan dan diikuti dengan perubahan. Namun, tahun ini justru sebaliknya, sehingga menjadi tantangan besar bagi para Kepala OPD untuk lebih cepat merencanakan dan memprioritaskan program-program strategis,” jelas Dohri. (kominfo-sp)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan

16 Juli 2026 - 13:13 WITA

Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Deri F Rachman

Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN

15 Juli 2026 - 23:59 WITA

Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh

15 Juli 2026 - 16:43 WITA

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Trending KRIMINAL