Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Penyerahan Bantuan Beras Untuk Warga Program Keluarga Harapan Oleh Jayadi Nas

badge-check

Penyerahan Bantuan Beras Untuk Warga Program Keluarga Harapan Oleh Jayadi Nas Perbesar

Laporan : Rs

Editor    : Rd

LUWU TIMUR, TimurOnline – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melakukan launching Bantuan Sosial Beras (BSB) tahun 2020 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Aula Rujab Bupati, Selasa (06/10/2020).

Peluncuran program Kementerian Sosial RI ini dilakukan secara simbolis ditandai dengan penyerahan beras oleh Pjs. Bupati Luwu Timur, DR. Jayadi Nas, didampingi Kepala Dinas Sosial Luwu Timur, Sukarti, Pimpinan Perum BULOG Palopo dan PT. DNR, kepada enam perwakilan KPM PKH Luwu Timur. Turut menyaksikan pemberian BSB tersebut, para Camat dan perwakilan Kepala Desa se-Luwu Timur.
 
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Luwu Timur, Sukarti menyampaikan bahwa, BSB ini disalurkan secara serentak di 11 Kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur dengan total jumlah KPM PKH yang menerima bantuan sebanyak 7.514.
 
Adapun bantuan BSB ini akan diberikan selama tiga bulan, dan setiap bulan KPM PKH menerima beras sebanyak 15 kg. “Jadi setiap KPM PKH akan menerima 45 kg untuk bulan Agustus, September dan Oktober,” jelasnya.
 
Pjs. Bupati Luwu Timur, DR. Jayadi Nas mengatakan, bantuan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk meringankan beban masyarakat di masa pandemi seperti saat ini.
 
“ Kementerian Sosial melaksanakan program Bantuan Sosial Beras sebagai program Jaring Pengaman Sosial bagi kelompok masyarakat miskin dan rentan miskin yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (COVID-19),” ujarnya.
 
Menurutnya, pelaksanaan Bantuan Sosial Beras selain dalam upaya mengatasi dampak pandemi COVID-19 secara langsung kepada masyarakat lapis bawah yaitu KPM PKH, juga dapat mendukung Perum BULOG dalam melaksanakan tugasnya untuk menjaga stabilitas ketersediaan pangan nasional atau penguatan cadangan pangan Pemerintah. Penyaluran Bansos beras kemudian akan meningkatkan kemampuan Perum BULOG dalam menyerap beras atau gabah dari petani, sehingga secara tidak langsung dapat menjaga dan meningkatkan kesejahteraan para petani.
 
“ Penanganan Jaring Pengaman Sosial Pandemi COVID-19 ini akan terus berlangsung seiring dengan Penanganan Wabah sampai betul-betul bisa diatasi, bahkan lebih jauh lagi sampai kepada Penanganan Ekonomi Nasional karena dampak Pandemi bisa pulih kembali. Tentunya penanganannya memerlukan proses yang tidak cepat, melainkan harus secara berkesinambungan dengan kerjasama dan keterlibatan semua stakeholder terkait,” ungkap Jayadi.
 
Untuk itu, kepada semua OPD, kata Jayadi, khususnya kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, para Camat, Kepala Desa dan Lurah serta semua Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial, Pendamping PKH dan perusahaan Transporter agar bersama-sama mendukung dan sukseskan pendistribusian Bantuan Sosial Beras untuk KPM PKH agar bermanfaat, tepat sasaran dan dapat terdistribusi sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
 
Jayadi Nas juga mengingatkan kembali tentang Protokol Kesehatan yang harus selalu diutamakan kapanpun dan dimanapun kita berada. Pakai masker, mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak saat berada diluar rumah.
 
Usai memberikan sambutan, Jayadi Nas menandatangani proposal Permohonan Bantuan Kendaraan Operasional Penanggulangan Bencana kepada Kementrian Sosial RI untuk memperlancar Program Peningkatan Kesejahteraan Sosial bagi Penyandang Masalah Kesehateraan Sosial (PMKS) di Luwu Timur. (Red)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM