Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LIPUTAN COVID-19

Pengunjung Swalayan di Wotu Kedapatan Tak Pakai Masker

badge-check

Pengunjung Swalayan di Wotu Kedapatan Tak Pakai Masker Perbesar

Laporan : Rs

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Setelah beberapa pekan lalu melakukan aksi pembagian masker kepada warga di Kecamatan Wotu khususnya pasar tradisional, maka hari ini, Jumat (06/11/2020), Tripika Kecamatan Wotu melakukan pemantauan terhadap kedisiplinan penggunaan masker oleh masyarakat pada beberapa titik, terutama pasar tradisional dan Swalayan.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Wotu, Iptu Arifin, bersama anggota dan Danramil Wotu, Kasi Trantib Kecamatan Wotu, Satuan Polisi Pamong Praja, UPTD Damkar, Puskesmas dan PKK.
 
Kasi Trantib Kantor Camat Wotu, Hamka Samad mengatakan bahwa, kegiatan pemantauan ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pembagian masker kepada warga dua pekan lalu, untuk mengevaluasi sejauh mana warga taat terhadap protokol kesehatan utamanya penggunaan masker.
 
” Jadi hari ini kami tim dari semua unsur kembali turun untuk memantau pemakaian masker oleh warga, dengan sasarannya adalah pasar tradisional, toko swalayan seperti Alfa Mart, Indomaret, Bank BRI dan jalur dua RSUD I Lagaligo,” terang Hamka.
 
Dari hasil pantauan pada beberapa objek tersebut, ditemukan hampir semua penjual dan pembeli memakai masker namun ada juga yang tidak pakai dengan alasan maskernya sudah kotor, atau lupa bawa masker.
 
” Alhamdulillah, kami temukan warga sudah disiplin menggunakan masker, meski masih ada juga yang tidak pakai dengan alasan lupa atau maskernya kotor, tapi secara umum warga sudah punya kesadaran terkait penggunaan masker ini,” tutur Hamka Samad.
 
Ia menambahkan, pihak Tripika Wotu akan terus melakukan evaluasi bahkan sekali-kali akan menggelar sidak di tempat-tempat kerumunan warga guna memastikan bahwa protokol covid19 tetap diterapkan di masyarakat. (ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM