Menu

Mode Gelap
Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian

KABAR PEMDA

Pemkab Luwu Timur Ikuti Sosialisasi Penyusunan RAD PG Secara Virtual

badge-check


					Pemkab Luwu Timur Ikuti Sosialisasi Penyusunan RAD PG Secara Virtual Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Sekretariat Daerah, Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) mengikuti sosialisasi penyusunan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD PG) secara virtual, bertempat di Ruang Media Center Diskominfo-SP, Selasa (27/09/2022).

Sosialisasi ini sebagai tindaklanjut atas surat Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Nomor: 005/10805/Bangda.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Kesehatan dan Gizi Masyarakat Kementrian PPN/Bappenas, Direktur Gizi Masyarakat Kementrian Kesehatan, Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, Direktur Sinkronisasi Utusan Pemerintah Daerah I dan III.

Sedangkan untuk Kabupaten Luwu Timur, hadir Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Amrullah Rasyid, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Sumaryanto, Dinas Kesehatan dan staf Ekbang.

Dalam sambutannya, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Bangda, Nining mengatakan bahwa, data indeks kesehatan pangan global yang dihimpun oleh Ekonomis Inteligen Unit tahun 2012 dan 2019 menunjukkan peningkatan kondisi ketahanan pangan dan gizi Indonesia. Namun, di tahun 2019 dan 2021 ini mengalami penurunan yang disebabkan oleh adanya indikator penilaian baru yakni sumber daya alam disamping kondisi global saat ini ialah pandemi covid 19.

“Salah satu unsur yang saat ini masih memerlukan peningkatan adalah keragaman konsumsi pangan, namun secara umum Indonesia masih berada diperingkat 69 dari 113 negara,” jelas Nining.

Tingkatkan Literasi, Murid SDIT At-Taufiq Wawondula Kunjungi Perpustakaan Daerah

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa, peta ketahanan dan kerentangan pangan provinsi dan kabupaten/kota tahun 2021 masih belum merata, hal ini menunjukkan bahwa masih perlu upaya bersama untuk meningkatkan pemerataan ketahanan pangan di seluruh daerah.

“Perlu kita ingat bersama bahwa ketahanan pangan bukan hanya sebagai alat ekonomi tetapi merupakan fungsi sosial politik baik nasional maupun global. Untuk itulah ketahanan pangan mempunyai pengaruh penting terhadap situasi yang kondusif disuatu negara,” kata Nining.

Oleh karena itu, SesDitjen Bina Bangda ini mengatakan, salah satu indikasi yang berhasil suatu bangsa yaitu tersedianya SDM yang berkualitas serta memiliki fisik yang tangguh, mental yang kuat, kesehatan yang prima serta cerdas.

“Keberhasilan tersebut sangat ditentukan oleh status gizi yang baik, jumlah asupan pangan yang dikonsumsi, pemenuhan pangan dan gizi untuk kesehatan warga negara merupakan suatu investasi dalam rangka meningkatkan kulaitas sumber daya manusia,” kata Nining.

Terakhir, Nining berharap kegiatan sosialisasi Penyusunan RAD PG tersebut, Pemerintah Daerah memiliki komitmen dalam perencanaan dan penganggaran program dan kegiatan untuk pencapaian sasaran ketahanan pangan dan gizi. (dew/ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM