Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

PBM Tatap Muka di Lutim Belum Diterapkan

badge-check

PBM Tatap Muka di Lutim Belum Diterapkan Perbesar

Laporan : Rs / Ikp

Editor    : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Dengan kemajuan teknologi, jarak tidak lagi menjadi halangan utama dalam melakukaan koordinasi pelaksanaan program pembangunan. Seperti halnya yang dilakukan Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler disela-sela kegiatan di Jakarta, Bupati Luwu Timur melakukan Rapat via Zoom Meeting dengan para kepala Sekolah Tingkat TK, SD dan SMP sederajat se Kabupaten Luwu Timur.

Rapat ini dalam rangka membahas tentang kesiapan proses maupun strategi pembelajaran menjelang tahun ajaran baru 2020-2021 di masa adaptasi kebiasaan baru pandemi Covid-19.
 
Bupati dalam arahannya mengatakan, terkait kepastian jadwal masuk Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka siswa wilayah Kabupaten Luwu Timur dalam tahun ajaran baru ini masih menunggu hasil koordinasi Pemerintah daerah dengan beberapa pemegang kebijakan yang ada di Provinsi dan Pusat serta tim gugus.
 
” Untuk sementara pembelajaran tatap muka tahun ajaran baru ini dimulai hari ini (13/07/2020) untuk siswa TK, SD dan SMP di Kabupaten Luwu Timur belum diterapkan, pembelajaran tetap secara online, kita masih menunggu pentunjuk,” kata Bupati via video conference dari Jakarta.
 
Sehubungan dengan hal tersebut Bupati berharap, agar seluruh insan pendidikan untuk tetap berkoordinasi terkait strategi pembelajaran agar tidak menimbulkan kejenuhan bagi siswa maupun para orang tua yang mendampingi, supaya proses pembelajaran di rumah itu bisa berjalan dengan baik.
 
Bupati mengakui, pada saat kondisi seperti ini, pihak sekolah memang tidak bisa menargetkan kurikulum seperti dalam keadaan normal. Terpenting bagaimana kondisi saat ini bisa disiasati, sehingga mutu dari pembelajaran itu paling tidak bisa dipertahankan.
 
“Saya berharap kepada para kepala sekolah, para guru dan siswa, mari kita maksimalkan kegiatan pembelajaran di rumah, supaya tidak ketinggalan perkembangan ilmu pengetahuan,” harap Bupati.
 
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat, hidayah dan taufiq-Nya, serta membimbing anak kita dalam menjalani seluruh rangkaian proses pembelajaran satu tahun kedepan,” pungkasnya.
 
Informasi lebih lanjut, selain para kepala sekolah turut hadir pada zoom meeting tersebut Dewan Pendidikan, Pengawas Pendidikan serta Dinas Pendidikan. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM