Menu

Mode Gelap
Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Inggris Dengan Skor 1-2 Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh Spanyol Berhasil Melaju ke Babak Final, Kalahkan Prancis 2-0 Fakta Jelang Laga Semifinal Prancis vs Spanyol, Siapa Yang Layak Masuk Final ?

LUWU TIMUR

Pantau Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Lutim Disambut Ini

badge-check

Pantau Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Lutim Disambut Ini Perbesar

Laporan : Rs / Ikp   

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Sekolah Dasar (SD) Buntu Lumu Desa Batu Putih Kecamatan Burau di kunjungi Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler didampingi Kepala Dinas Pendidikan, La Besse, Minggu (21/06/2020). SD Buntu Lumu ini merupakan kelas jauh SDN Nomor 107 Lagego yang berada di area perbukitan.

Jalan untuk menuju ke SD Buntu Lumu cukup terjal dan berlumpur dengan jarak tempuh kurang lebih 9 km dari jalan poros. Tiba di lokasi tersebut, Bupati disambut relawan gabungan dari berbagai komunitas pemuda di Kecamatan Burau yang peduli terhadap pendidikan.

Kondisi sekolah yang dipantau Bupati memang cukup memprihatinkan. Atapnya sudah banyak yang bocor dan lantainya masih beralas tanah. Para relawan pemuda yang membantu terlihat sedang mengecat sekolah dan mobiler sekolah dengan upaya semampunya.

“Terima kasih dan apresiasi saya untuk para relawan. Pak Kadis Pendidikan, saya minta benahi sekolah ini. Bantu perbaiki agar suasana belajar siswa bisa lebih nyaman,” kata Bupati saat melihat kondisi sekolah tersebut.

Menanggapi perintah Bupati, Kepala Dinas Pendidikan La Besse mengatakan, SD Buntu Lumu ini akan dipindahkan dari lokasinya saat ini karena lokasinya rawan longsor. Rencananya, kata Labesse, SD Buntu Lumu akan dibangun ulang dengan bangunan sekolah semi permanen yang lebih layak dan berada dilokasi yang lebih aman.

“Paling lambat tahun depan akan kita mulai pembangunannya,” ungkap La Besse.

Ia juga melaporkan bahwa, jumlah siswa di sekolah ini sebanyak 20 orang yang dididik dua orang guru yang telah di gaji dari dana bantuan operasional sekolah yang ditambah tunjangan wilayah terpencil. “Kurang lebih Rp. 1.700.000 yang diterima oleh masing-masing guru tersebut,” jelasnya.

Selain Kadis Pendidikan, turut mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Halsen, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sukarti, Plt. Kepala Dinas Pu, Syahrir, Camat Burau, Sukri, dan Camat Tomoni Timur, Zulkifli. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan

16 Juli 2026 - 13:13 WITA

Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Deri F Rachman

Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN

15 Juli 2026 - 23:59 WITA

Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh

15 Juli 2026 - 16:43 WITA

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Trending KRIMINAL