Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Pandita dan Sulinggih Diharapkan Berperan Aktif Berikan Pencerahan

badge-check

Pandita dan Sulinggih Diharapkan Berperan Aktif Berikan Pencerahan Perbesar

Laporan : Rs

Editor : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Wakil Bupati Luwu Timur, H. Budiman, didampingi Anggota DPRD Luwu Timur, Camat Angkona, dan Kepala Desa, menghadiri Acara Ngelinggihang Weda dan Resepsi Sulinggih yang dilaksanakan di Wantilan Pura Agung Amertha Sari Desa Taripa, Kecamatan Angkona, Jumat (02/04/2021).

Wabup Budiman mengucapkan Selamat atas penobatan Pandita atau Sulinggih yang telah melaksanakan penyucian diri tahap lanjut atau Madiksa. Menurutnya, semakin banyak Pandita atau Sulinggih di kalangan umat Hindu tentu di harapkan dapat berperan aktif memberikan pencerahan dan tuntunan kepada umat hindu dalam menjalankan swadharma di dunia ini.

Budiman juga menyampaikan permohonan maaf karena acara Ngelinggihang Weda dan Resepsi Sulinggih ini mesti dilakukan secara sederhana dan harus tetap mematuhi protokol kesehatan. “Kita semua tentu berharap resepsi sulinggih ini tidak menjadi salah satu sentra penyebaran virus covid-19,” jelasnya.

Lanjut Budiman, pelaksanaan ibadah umat Hindu sarat dengan upacara dan ritual yang tentunya memerlukan peran seorang wiku atau sulinggih untuk memimpin upacara keagamaan. “Sebagai orang suci yang bergelar sulinggih tentu akan mempunyai wewenang luas dan lengkap dalam pelaksanaan dan menyelesaikan beberapa upacara yadya, termasuk memberikan tuntunan dan pengetahuan dalam memaknai setiap upacara yadya untuk membawa umat hindu agar semakin kuat memahami ajaran agamanya,” tambahnya.

Dalam konteks bermasyarakat, kata Budiman, peran para pandita atau sulinggih juga sangat diharapkan untuk menjaga harmonisasi, toleransi dan kebersamaan di kalangan masyarakat Luwu Timur yang sangat majemuk.

“Keberhasilan pembangunan hanya akan terwujud dengan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, dengan bersatu padu dan dilandasi semangat kebersamaan sesulit apapun permasalahan akan menjadi ringan dan jangan lupa untuk selalu berkomunikasi dengan Pemerintah daerah niscaya apapun yang masyarakat butuhkan pasti terealisasi, kuncinya adalah kebersamaan,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Budiman mengatakan, melalui momentum Ngelinggihang Weda dan Resepsi Sulinggih hari ini, mari kita tingkatkan kebersamaan dan kesetiakawanan sosial yang merupakan perwujudan dari dharma santi umat hindu dalam menciptakan kedamaian dan kesejahteraan di bumi batara guru. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM