Menu

Mode Gelap
Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian

LUWU TIMUR

Material Tanah Milik PDS Di Atas Pelabuhan Waru-Waru Potensi Cemari Laut

badge-check


					Material Tanah Milik PDS Di Atas Pelabuhan Waru-Waru Potensi Cemari Laut Perbesar

Luwu Timur,Timuronline – Material tanah yang diduga ore milik PT. Panca Digital Solution (PDS) menumpuk di atas jembatan pelabuhan Waru-Waru di Desa Harapan Kecamatan Malili, Luwu Timur.

Hal itu terlihat saat Anggota DPRD Luwu Timur Fraksi Golkar melakukan peninjauan di pelabuhan Waru-Waru, Minggu (05/06/2022) bersama dua orang awak media.

” Wah, kenapa ada timbunan di atas pelabuhan ini,” tanya Badawi

Menurutnya, kondisi itu sangat berpotensi mencemari perairan yang ada di sekitar pelabuhan.

” Kalau hujan turun, otomatis rembesan dari timbunan ini pasti akan langsung jatuh ke laut. Artinya apa, akan terjadi pencemaran. Ini harus menjadi perhatian. Kok pelabuhan dijadikan Stockpile, kan ini sudah jelas menyalahi aturan,” tegas Badawi

Baca Juga :

Tidak Ada Alasan PT.PDS Untuk Melanjutkan Aktifitas Tambangnya Jika Belum Penuhi Ini

Bukan hanya itu, lumpur tanah merah hampir menutupi semua badan jalan serta jembatan yang ada di pelabuhan Waru-Waru.

” Kalau soal izin penggunaan pelabuhan, itu bukan wewenang kami. Namun jika sudah bersentuhan dengan pencemaran laut, pasti dampaknya kepada masyarakat Luwu Timur khususnya nelayan yang ada di wilayah Desa Harapan dan beberapa wilayah lainnya,” tambahnya

Terkait hal tersebut, Kepala Syahbandar Malili, H.Darwis kepada awak media mengungkapkan kalau material yang ada di atas pelabuhan Waru-Waru merupakan sisa pengapalan PT. PDS.

” Kemarin itu (Sabtu, 04/06/2022) tongkangnya sudah berangkat. Mungkin itu sisa materialnya,” katanya

Ditanya perihal potensi pencemaran laut yang diakibatkan dari timbunan tersebut, dia mengaku telah memerintahkan pihak PDS untuk segera membersihkannya.

Petugas Syabandar yang berjaga di pelabuhan Waru-Waru pun mengaku telah dijanji pihak PDS untuk segera datang membersihkan sisa material tersebut. Namun hingga hari ini belum juga terlihat.

” Katanya kemarin malam mau datang, ini saya tunggu-tunggu tapi tidak ada,” kata salah seorang petugas jaga.

Dari peninjauan tersebut, tongkang yang memuat material ore PT.PDS sudah tak terlihat lagi. Yang sandar hanya kapal yang akan memuat CPO kelapa sawit (*)

 

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM