Menu

Mode Gelap
Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak Pelaku Curanmor di Towuti Merupakan Warga Makassar, Kerja Sebagai Buruh Bangunan Ini 8 Tim Peserta Piala Presiden 2026, 3 Tim dari Luar Negeri Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

Vale Indonesia

Masalah Sampah di Luwu Timur, PT. Vale Indonesia Siap Kolaborasi dengan Pemerintah

badge-check

Masalah Sampah di Luwu Timur, PT. Vale Indonesia Siap Kolaborasi dengan Pemerintah Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Director of External Relations & Corporate Affairs PT. Vale Indonesia, Endra Kusuma, pengelolaan sampah di lingkungan perusahaan PT Vale sudah lama dijalankan secara konsisten baik dari sisi pengelolaan maupun pemilaan.

Tentu hal tersebut akan menjadi rujukan bagi PT. Vale Indonesia dalam membantu Pemerintah Luwu Timur dalam hal pengelolaan sampah. Dimana persoalan sampah di Kabupaten Luwu Timur saat ini sudah menjadi masalah krusial. Jumlahnya terus bertambah sementara Tempat Pembuangan Akhirnya (TPA) sudah melebihi kafasitas.

Dalam hal pengolahan sampah ini PT Vale sudah terlibat lebih dalam mulai hulu hingga hilir. Disadari sepenuhnya persoalan sampah ini sudah menjadi Tanggung Jawab Sosial PT Vale.

” Di Sorowako kami sudah melakukan edukasi kepada warga untuk melakukan pemilahan sampah, penyediaan fasilitas, mengembang biakkan ulat magot sebagai pengurai sampah, hingga daur ulang menjadi produk bernilai. ” Ungkap Endra Kusuma.

Pemilahan sampah wajib dilakukan karena tidak semua sampah rumah tangga itu bisa terurai secara alami, seperti sampah plastik, itu harus dipisahkan dan hasil akhirnya dia bisa di jual kembali.

Selanjutnya, salah satu dukungan konkrit dari PT Vale Indonesia untuk pemerintah Luwu Timur adalah membangun Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Desa Baruga. Dan menyiapkan pengembangan teknologi pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) di kawasan Enggano Camp.

Teknologi tersebut ini sementara berproses, diyakini jika sudah bisa di operasikan maka pengolahan sampah di Kabupaten Luwu Timur masuk dalam kategori pengolahan sampah moderen.

” Target jangka panjang kita adalah, mengharapkan hasil olahan residu sampah berupa RDF yang diproduksi dari TPS3R, bisa menjadi bahan bakar alternatif pengganti batu bara untuk prosesing pembakaran di smelter perusahaan.” Kata Endra Kusuma.

” Intinya kita siap berkolaborasi,” Tutupnya (*)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

23 Juli 2026 - 14:27 WITA

Proyek HPAL Sambalagi Capai Tonggak Penting dengan Kedatangan Autoclave, Perkuat Masa Depan Hilirisasi Berkelanjutan

23 Juli 2026 - 13:26 WITA

Terapkan Pelabuhan Ramah Lingkungan dan Berbasis Digital di Balantang, PT Vale Raih Penghargaan Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026

17 Juli 2026 - 13:11 WITA

Melestarikan Tradisi, Menciptakan Peluang: PT Vale Promosi Produk UMKM Binaan di Perayaan HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas

11 Juli 2026 - 20:54 WITA

Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas

9 Juli 2026 - 21:58 WITA

Vale Indonesia – Siswa SMKN 9 Kolaka Tanam Pohon Peringati HLH

25 Juni 2026 - 14:59 WITA

Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat berat, Bukti Vale Komitmen Penguatan Daya Saing Warga Lokal

24 Juni 2026 - 16:17 WITA

Trending Vale Indonesia