Timur Online – Pertama di Luwu Raya

Mampukah Lada Lutim Ikut TEI 2019 ?

Kamis, 10 Oktober 2019 | 2:24 pm
Posted by: Rifal Dj
Dibaca: 56

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Tahun kedua bagi Lada Luwu Timur untuk dipamerkan di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2019. TEI 2019 sendiri diluncurkan oleh Kementerian Perdagangan Indonesia yang ke-34 sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan ekspor Indonesia.

Dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, H. Budiman Hakim menjelaskan bahwa, pemerintah harus memanfaatkan TEI 2019 untuk mempromosikan Lada Luwu Timur sebagai produk unggulan. Banyak forum yang bisa diikuti seperti mengembangkan jejaring bisnis dan mengikuti pertemuan business to business (B2B) dengan para calon buyer bahkan menjadi one stop business bagi buyer untuk produk Lada Luwu Timur.

” Saya meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan berangkat benar-benar mempersiapkan diri dengan segala hasil evaluasi keikutsertaan Lada Luwu Timur di tahun 2018,” kata Budiman di ruang rapat Kantor Bupati, Rabu (09/10/19) 

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Rosmiyati Alwy menegaskan bahwa Lada Luwu Timur akan hadir di Hall 8-49 mulai tanggal 16-20 Oktober 2019 di Indonesia Conventuon Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Banten.

Sebagai bahan evaluasi 2018, Rosmiyati Alwi menjelaskan bahwa, meskipun belum ada buyer atau pembeli baru yang langsung bertransaksi paska TEI 2018, pihaknya patut bersyukur ada 10 calon buyer yang telah meminta sample dan akan ditindak lanjuti. Bahkan akhir April 2019, Bupati Luwu Timur telah diundang untuk mempresentasikan Lada Luwu Timur ke Istanbul Turki dalam Forum Bisnis Indonesia-Turki oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul.

” Forum Bisnis Indonesia-Turki ditindaklanjuti dengan mengikutsertakan satu perusahaan lada binaan Disdagkop & UKM yakni CV. Putri Anugrah Lutim dalam Izmir International Fair 2019 6-15 September 2019 di Kulturpark, Izmir Turki,” jelas Rosmiyati.

“ Selain membawa hasil lada Luwu Timur berupa lada butir putih dan hitam, kami juga akan membawa produk turunan lada seperti lada bubuk, minyak atsiri lada, bahkan akan membawa beberapa sample bibit lada karena Luwu Timur telah memiliki kebun induk dengan hasil bibit bersertifikat untuk dipasarkan,” terangnya lagi.

Data dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia tahun 2018 menyebutkan bahwa, transaksi TEI 2018 sebesar US$ 8,49 miliar atau naik lebih dari 5 kali lipat dari target nilai transaksi TEI 2018 yang senikai US $ 1,5 miliar. TEI 2018 juga mencatat jumlah pengunjung pameran sebanyak 33.333 orang dari 132 negara. (hms/ikp/kominfo)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

Timur-online.com - Pertama di Luwu Raya Copyright 2019 ©. All Rights Reserved.  
error: oiii,,ga boleh copas
Lewat ke baris perkakas