Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Larangan Mudik Lebaran, Bupati Lutim : Kita Amankan Kebijakan Itu

badge-check

Larangan Mudik Lebaran, Bupati Lutim : Kita Amankan Kebijakan Itu Perbesar

Laporan : Rs

Editor : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Dalam rangka mendukung kebijakan dari Pemerintah pusat terkait adanya larangan mudik jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H. mendatang, Bupati Luwu Timur, H. Budiman menghimbau warganya untuk mematuhi aturan tersebut demi keselamatan bersama, Mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang hingga kini belum juga usai.

Himbauan tersebut disampaikannya ketika menghadiri buka puasa bersama di Masjid Al Hijrah Villa Danau Matano, Sorowako Kecamatan Nuha, Kamis (29/04/2021).

Selain terhadap para aparaturnya, permintaan itu juga ditujukan pada semua masyarakat Luwu Timur termasuk yang berada diperantauan untuk sementara agar mematuhi aturan Pemerintah dengan cara menahan diri agar tidak mudik demi kemaslahatan bersama.

‘’ Kita sudah menerima surat edaran terkait dengan larangan mudik, tentu kita akan menyikapi, dengan mengamankan kebijakan dari Pemerintah pusat,’’ ungkap Bupati Budiman.

Ia menyebutkan, imbauan ini berdasarkan instruksi langsung dari Presiden RI, Joko Widodo dalam pengarahan Presiden RI kepada Kepala Daerah se Indonesia Tahun 2021 secara virtual.

Budiman menjelaskan, survei yang dilakukan Pemerintah pusat terkait dengan mudik, sebelum ada larangan mudik, yang ingin mudik itu 89 juta orang atau kurang lebih 33% dari penduduk Indonesia.

Selanjutnya, begitu ada larangan mudik turun menjadi 11% tetapi juga angkanya masih besar mencapai 29 juta, begitu adanya sosialisasi yang disampaikan Gubernur, Bupati/Walikota juga menyampaikan mengenai larangan mudik turun menjadi 7% tapi angkanya juga masih besar mencapai 18,9 juta, Ini adalah angka yang sangat banyak dengan potensi penularan yang sangat luas.

” Oleh sebab itu, harus disampaikan terus mengenai larangan mudik ini agar bisa berkurang lagi, yang paling penting bagaimana kita menekankan sekali lagi mengenai disiplin yang ketat terhadap protokol kesehatan, kuncinya ada di situ,” sebutnya.

Dengan kondisi seperti ini, Bupati berharap masyarakat Kabupaten Luwu Timur khususnya Kecamatan Nuha dapat memahami dan menerima himbauan dengan lapang dada.

Himbauan tetsebut tak hanya disampaikan Bupati pada saat buka berama saja, namun ia kembali menyampaikan saat membawakan sambutan usai Sholat Tarwih di Masjid Al Ikhwan Sorowako. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM