Menu

Mode Gelap
Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak Pelaku Curanmor di Towuti Merupakan Warga Makassar, Kerja Sebagai Buruh Bangunan Ini 8 Tim Peserta Piala Presiden 2026, 3 Tim dari Luar Negeri Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

Vale Indonesia

Kunker ke PT. Vale Indonesia, Menhut RI : Vale Berhasil Bergerak Maju Tanpa Korbankan Kelestarian Ekosistem

badge-check

Kunker ke PT. Vale Indonesia, Menhut RI : Vale Berhasil Bergerak Maju Tanpa Korbankan Kelestarian Ekosistem Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Menteri Kehutanan (Menhut) RI, Raja Juli Antony, Jumat (13/06/2025) melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke PT. Vale Indonesia di Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Raja Juli yang datang bersama Komisaris Independen Mind ID, Grace Natalie, Dirjen PDASRH Kemenhut, Dyah Murtiningsi dan didampingi Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengunjungi beberapa lokasi di areal mining PT. Vale Indonesia diantaranya Solia Hill dan Himalaya.

Terakhir rombongan mengunjungi Nursery dan melakukan tanam pohon perdana.

Dalam kesempatan itu, Menhut, Raja Juli menyampaikan apresiasi yang besar atas upaya PT. Vale Indonesia  dalam menyeimbangkan kepentingan ekonomi, konservasi lingkungan, dan kesejahteraan sosial.

“ Pembangunan tidak boleh berhenti. Namun hutan juga tak boleh punah. Kita harus menyeimbangkan keduanya. PT Vale menunjukkan bahwa industri dapat bergerak maju tanpa mengorbankan kelestarian ekosistem,” Katanya

Dia menambahkan keberhasilan PT. Vale dalam upaya reklamasi terbukti dengan adanya Hutan Himalaya dan Taman Kehati sebagai bentuk nyata perlu diapresiasi

“ Sebagai salah satu perusahaan pertambangan yang melakukan pertambangan secara berkelanjutan, saya ingin membuktikan dan hal ini langsung saya saksikan bagaimana proses pertambangan mereka yang memang sangat sesuai aturan,” Tuturnya

“ Sumber energi dari air, kemudian kaidah-kaidah lingkungan hidup dipenuhi dan dalam konteks kehutanan sebagai perusahaan yang diberikan IPKKH dan kemudian mereka dapat mereklamasi dengan baik dan kemudian menanam pohon, bahkan tadi kita lihat ada yang dari tahun 2025, sudah hampir sama dengan hutan alam, “ Tambahnya lagi. (*)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Pelaku Curanmor di Towuti Merupakan Warga Makassar, Kerja Sebagai Buruh Bangunan

23 Juli 2026 - 20:49 WITA

Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

23 Juli 2026 - 14:27 WITA

Viral, Pencuri Motor di Towuti Diseret di Jalan Hingga Dapat “Tendangan Maut”

23 Juli 2026 - 13:47 WITA

Proyek HPAL Sambalagi Capai Tonggak Penting dengan Kedatangan Autoclave, Perkuat Masa Depan Hilirisasi Berkelanjutan

23 Juli 2026 - 13:26 WITA

Trending Vale Indonesia